Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

13 Temuan Kasus Penyelewengan Bansos Covid-19 Merupakan Dari Aparatur Kewilayahan Di Jabar

Rabu, 29 Juli 2020 | 6:57:00 PM WIB Last Updated 2020-07-29T10:57:27Z


Pengemasan Paket Bantuan Sosial. ©2020 Liputan6.com/Johan Tallo (Dok.merdeka.com)


Koranelektronik.com, Polda usut 13 temuan kasus penyelewengan Bansos Covid-19. Diduga pelaku mayoritas dari aparatur kewilayahan di Jawa Barat.


Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat, Kombes Yaved Duma Parembang menjelaskan aparatur kewilayahan yang dimaksud ialah mulai dari Camat, Kepala Desa, perangkat desa dan ketua RT. Bahkan, ada kasus penyelewengan dana bansos itu yang berkaitan dengan kepala dinas sosial.

"Macam-macam (terduga pelakunya), ada Camat, Kades, Kadis Sosial, Kasi Kesra, aparat desa, perangkat desa, dan ketua RT," kata Yaved, Rabu (29/7).
Yaved mengungkapkan, modus yang digunakan pelaku pun macam-macam. Ada yang langsung memotong dana, padahal yang seharusnya menjadi hak masyarakat yang membutuhkan.

Yaved menambahkan, ada pula modus yang dilakukan dengan mengganti isi dus bansos berupa kebutuhan pokok. Bansos ada yang diganti dengan produk yang lebih rendah kualitasnya ataupun lebih rendah nilai harganya.

"Ada yang diganti, isinya seharusnya daging diganti menjadi abon, bansos tunai diganti menjadi sembako, diganti beras kualitas lebih murah, pengurangan dana juga," kata dia.
Menurutnya kasus penggantian isi dus bantuan sembako itu terjadi di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Karawang.
×
Berita Terbaru Update