Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

3 Prajurit TNI Hilang di Laut Maluku, Wakil KSAD Pimpin Doa

Selasa, 14 Juli 2020 | 11:40:00 PM WIB Last Updated 2020-07-14T15:40:22Z


Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letjen TNI Moch Fachrudin memimpin doa untuk tiga anggota TNI Kodam XVI Pattimura yang dinyatakan hilang di perairan Maluku.
Ketiga anggota TNI itu masing-masing Serda Aswadin Ali, Pratu Midun dan Kopda Comaridin Wally.

Fachruddin mengatakan Serda Aswadin Ali dan Pratu Midun hilang saat sedang mengawal Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Avtur milik TNI di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Satu prajurit lain, Babinsa Kopda Comaridin Wally yang bertugas di Koramil 1506-02 Kecamatan Leksula Kabupaten Buru Selatan dinyatakan hilang kontak setelah pergi melaut.
"Mudah-mudahan beliau-beliau ini kalau masih hidup diberikan kesehatan dan kekuatan, namun kalau sudah dipanggil ditempatkan di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,"ucap Fachrudin saat memberi arahan kepada personel BKO Kodim persiapan di Gedung Rindam XVI Pattimura, Ambon, Maluku, Selasa (14/7).
Sebelumnya, kapal motor (KM) Panji Saputra bermuatan sekitar 25 drum Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Avtur milik TNI di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, hilang kontak di perairan Maluku.
Kapal kayu Panji Saputra bertolak dari pelabuhan Slamet Riyadi Ambon pada Selasa (7/1) dan diperkirakan tiba pada Sabtu (11/1) di Pelabuhan Saumlaki.
Kapal diduga dihantam ombak besar akibat cuaca buruk di perairan Maluku. Hingga kini kedua anggota TNI belum ditemukan. Bangkai kapal yang ditumpangi juga masih hilang.
Kodam XVI Pattimura Ambon menyebut kapal Panji Saputra membawa sekitar 25 drum bahan bakar minyak (BBM) jenis Avtur untuk digunakan menunjang pesawat Panglima Kodam Pattimura melakukan peninjauan melalui udara ke pos-pos TNI di wilayah perbatasan di Maluku.
Sementara anggota TNI Koramil 1506-02 Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan Maluku, Kopda Comaridin Wally dilaporkan hilang kontak saat pergi melaut di perairan Desa Waifusi, Kecamatan Namrore Buru Selatan pada Rabu (17/6).
Comaridin Wally bertugas sebagai Babinsa di Desa Nalbesi Kecamatan Leksula Kabupaten Buru Selatan.
Sebelum hilang kontak, Comaridin sempat berpamitan dengan kakak kandungnya dan nelayan sekitar. Ketika itu dia berpamitan untuk mencari ikan di perairan Waifusi.
Comaridin pergi melaut Rabu (17/6) pukul 06.00 WIT, dan diperkirakan pulang pada pukul 07.00 WIT. Namun hingga pada pukul 12.30 WIT, korban belum tiba di rumah.
×
Berita Terbaru Update