Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

4.000 Spesimen COVID-19 Kapasitas Pengujian Labkesda Surabaya

Senin, 20 Juli 2020 | 3:57:00 PM WIB Last Updated 2020-07-20T07:57:24Z


suasana rapid test di surabaya
Pernyataan  Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas (Unand), Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Dr dr Andani Eka Putra di sela kunjungannya ke Kota Surabaya, Minggu (19/7/2020).

Kapasitas pengujian spesimen di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Surabaya bakal ditingkatkan. Bahkan, pada akhir Agustus 2020, kapasitas pengujian lab ditargetkan mencapai 4.000 sampel hal ini untuk mempercepat proses penanganan penyebaran COVID-19 di Surabaya

"Di Surabaya tracing banyak, tapi tracing tidak bisa dilanjutkan dengan PCR karena keterbatasan kapasitas. Makanya saya usahakan dalam minggu pertama Agustus, lab itu bisa beroperasional. Kemudian minggu terakhir Agustus atau minggu pertama September, target saya sudah masuk ke 4000,” kata Dr dr Andani sapaan lekatnya.

Dr dr Andani sendiri diutus langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ke Jawa Timur untuk berbagi pengalamannya dengan para dokter atau tim medis terkait upaya percepatan penanganan COVID-19. Hal itu berkaca dari kesuksesannya dalam menangani kasus COVID-19 di Sumatera Barat.

Sebelumnya, pada Sabtu, 18 Juli 2020, Dr dr Andani juga sempat berdiskusi langsung dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma), terkait bagaimana upaya penanganan Covid-19 di Surabaya.
Khususnya kapasitas pengujian spesimen di laboratorium milik Pemkot Surabaya itu. Bahkan, ia juga sempat meninjau langsung tempat pengujian COVID-19 di Labkesda Surabaya.

Dari hasil tinjauannya itu, Dr dr Andani menyatakan siap membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam meningkatkan kapasitas pengujian spesimen di Labkesda Surabaya.
Dia menuturkan, tracing yang dilakukan Pemkot Surabaya begitu masif. Namun, hal ini tentunya juga harus diimbangi dengan kapasitas pengujian sampel.

"Oleh sebab itu BNPB harus suplai semua kebutuhannya. Hari ini saya inventarisir semua kebutuhannya (Labkesda), akan saya kirim ke Surabaya. Nah, akan saya atur supaya bisa cepat diadakan, target kita itu,” ungkap dia


×
Berita Terbaru Update