Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

6 Fakta Terkait Uji Klinis Vaksin Sinovac di Bandung

Kamis, 23 Juli 2020 | 1:24:00 PM WIB Last Updated 2020-07-23T05:29:49Z


6 fakta uji klinis vaksin Corona Sinovac di Bandung. (Foto ilustrasi: BBC World)


Koranelektronik.com – Kabar baik dari perkembangan uji klinis vaksin Sinovac di Bandung. Diprediksikan, uji klinis fase ketiga akan segara dilakukan dalam waktu dekat.

Tetapi, bagi relawan atau seseorang yang ingin mendaftar sebagai subyek penelitian vaksin itu harus mempunyai persyaratan tertentu.

Berikut 6 Fakta yang dirangkum terkait uji klinis vaksin Sinovac di Bandung :

A.  Dilaksanakan awal Agustus 2020

Uji klinis fase 3 vaksin corona buatan Sinovac akan melibatkan 540 orang pada awal Agustus 2020. Pemanatauan dilakukan selama tiga bulan untuk melihat perkembangan vaksin.

"Awalnya sebanyak 540 subjek selama tiga bulan. Jadi yang tiga bulan awal 540 diperiksa keamanan dan kekebalan. Selanjutnya setelah tiga bulan itu hanya akan dipantau keamanannya atau istilah lainnya efficacy," kata dr Eddy Fadliana sebagai Koordinator tim peneliti Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjadjaran.

B.  Siapa saja yang ikut uji klinis vaksin corona Sinovac ?

Relawan atau peserta yang ikut uji klinis vaksin Sinovac adalag warga bandung yang rentang usia produktif dan dalam kondisi sehat.

"Diberikan asuransi selama ikut penelitian, dan tidak dibayar karena mereka secara sukarela. Terus kita pantau ketat, tiga hari, lima hari, 14 hari, dan seterusnya. Kalau dia sakit, apakah gejala dari vaksin itu atau tidak? nanti dia periksa ke dokter lain, saya yang akan tanya ke dokter itu lebih dalam," ujar Peneliti Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjadjaran Prof Kusnandi Rusmil.

C. Kriteria relawan uji klinis vaksin Corona Sinovac

Ada tiga persyaratan relawan atau peserta uji klinis vaksin Corona Sinovac, Berikut tiga syaratnya :

1.     Berusia 19-59 tahun
2.     Tinggal di Kota Bandung
3.     Tidak memiliki riwayat penyakit Covid-19.


D.Relawan wajib tinggal di Bandung

Peneliti Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjadjaran Prof Kusnandi Rusmil mengatakan  relawan yang menjadi subjek penilitan harus bertempat tinggal di Kota Bandung. Hal itu dilakukan supaya mempermudah pemantauan uji klinis selama enam bulan.

"Hanya yang tinggal di Kota Bandung. Kalau luar kota mau ikut ini, pindah dulu ke Kota Bandung," kata Kusnandi di Rumah Sakit Pendidikan Unpad Jalan Eyckman nomor 38 Kota Bandung, Rabu (22/7/2020).

E. Ada 6 tempat uji klinis vaksin corona Sinovac di Bandung

Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin COVID-19 Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjadjaran (Unpad) Eddy Fadlyana menjelaskan, uji klinis tahap ketiga Vaksin Corona Sinovac dari China akan dilakukan di enam tempat di Kota Bandung.

          Keenam tempat tersebut adalah :
1.     Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unpad
2.     Balai Kesehatan Unpad Dipatiukur
3.     Puskesmas Ciumbuleuit
4.     Puskesmas Puskesmas Garuda
5.     Puskesmas Dago 
6.  Puskesmas Sukaparkir.

F.Harga vaksin diperkira 145 ribu rupiah per dosisnya

Dikutip dari CNNIndonesia, PT Bio Farma (Persero) mematok harga vaksin corona di kisaran US$5 samapi US$10 per dolar AS atau setara Rp72.500 hingga Rp 145 ribu per dosisnya.

Sekretaris Perusahaan Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan rentang harga tersebut masih bisa berubah.

"Harga vaksin masih kami hitung, untuk perkiraan sementara estimasi US$5-US$10," ujarnya, Selasa (22/7) malam.
×
Berita Terbaru Update