Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

AHLI: Mengatakan 710 Ton Sampah Plastik Akan Menumpuk di BUMI Tahun 2040

Jumat, 31 Juli 2020 | 10:57:00 PM WIB Last Updated 2020-07-31T14:57:05Z






Koranelektronik.com – Sebuah penelitian mempredisikan 710 juta ton sampah plastik akan mencemari lingkungan pada tahun 2040. Polusi sampah plastik adalah masalah global. Sampah plastik ditemukan diseluruh lautan, danau, sungai, tanah, sedimen, atmosfer, hingga biomassa hewani imbas pertumbuhan industri dan ekonomi yang mengabaikan limbah.

Dalam jurnal Sience, para peneliti mengatakan peningkatan tajam dalam konsumsi plastik sekali pakai yang meluas telah memperburuk masalah polusi plastik. Selain itu, sistem daur ulang dan pengelolaan limbah yang tidak memiliki kapasitas memadai di tingkat global juga semakin memperburuk situasi.

Secara khusus, studi sebelumnya sudah memperkirakan sekitar 8 juta ton makroplastik dan 1,5 ton mikroplastik primer mencemari lautan setiap tahunnya.

Sehingga, jika produksi plastik dan timbunan limbah terus tumbuh dengan angka tersebut, maka diproyeksikan polusi meningkat menjadi lebih dari dua kali lipat pada tahun 2050.

Peneliti Winnie WY Lau dkk menyampaikan semakin banyak bukti menunjukan dampak buruk pencemaran plastik. Misalnya, hampir 700 spesies laut dan lebih dari 50 spesies air tawar diketahui memakan atau terjerat makroplastik.

Bahkan ada bukti yang berkembang bahwa plastik dicerna sebagai organisme darat.

Polusi plastik juga di nilai berdampak pada banyak aspek kesejahteraan manusia, seperti mempengaruhi estetika pantai, menghalangi drainase dan sistem rekayasa ar limbah, serta menjadi tempat berkembang biak bagi vektor penyakit.

Tindakan global yang diperlukan untuk menghindari tumpukan plastik yang lebih besar dari perkiraan 710 juta metrik tonj pada tahun 2040 adalah mengurangi konsumsi plastik, meningkatkan tingkat penggunaan kembali plastik, meningkatkan pengumpulan dan daur ulang limbah, dan memperluas sistem pembuangan yang aman.

Tim peneliti teah mengembangkan lima skenario untuk memperkirakan pengurangan polusi plastik anatara2016 dan 2040. Namun, hal itu tidak memberikan solusi untuk mengurangi polusi plastik secara global.

Sebagai gantinya strategi pengurangan polusi plastik dapat secara luas dibagi menjadi tindakan hulu yakni mengurangi permintaan dan dari hilir yakni dengan pengumpulan dan daur ulang.

Selebihnya, komitmen besar untuk memperbaiki sistem plastik global diperlukan dari kalangan bisnis, pemerintah, dan komunitas internasional untuk menyelesaikan masalah ekologi, sosial, dan ekonomi dari polusi plastik, serta mencapai input plastik yang hampir nol ke lingkungan.



(Dyn/Ke)
×
Berita Terbaru Update