Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Aksi saling lapor oleh seorang polisi dan istrinya dengan tuduhan KDRT

Senin, 27 Juli 2020 | 1:49:00 PM WIB Last Updated 2020-07-27T05:49:13Z


Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangganya

KoranElektronik.com - Hubungan suami istri harusnya harmonis, namun tidak dengan pasangan ini. Mereka saling melapor dengan tuduhan Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Dilandir dari Kompas.com, Polres Metro Jakarta Utara menerima dua laporan terkait kasus KDRT yang melibatkan orang yang sama, yaitu seorang polisi berinisial RW dan istrinya LS.

Dalam berita sebelumnya oknum polisi itu disebut berinisial RD dan istri berinisial LF. Polisi kemudian menusurkan inisial kedua pihak tersebut.

Laporan pertama dibuat oleh LS yang merupakan istri RW terhadap dirinya, anaknya, dan keponakannya.

"Hari Sabtu (25/7/2020) menerima dua laporan polisi. Pertama itu dibuat oleh saudari LS, kami terima pada jam 01:30 WIB di Polsek Kelapa Gading. Di mana ibu LS ini menceritakan bahwa ada diduga peristiwa pidana yakni penganiayaan ataupun KDRT yang dialami oleh putri dan keponakannya, termasuk juga ibu LS itu sendiri,"| kata Kapolres Merto Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi S di Koja, Jakarta Utara, Senin (27/7/2020).

Beberapa jam kemudian pada hari yang sama, RW membuat laporan ke polres Metro Jakarta Utara terkait dugaan kasus KDRT yang dilakukan istrinya terhadap polisi tersebut.

"Kemudian pada sekitar jam 12:30 WIB, di polres kami juga menerima laporan dari saudara RW, yang melaporkan adanya diduga peristiwa pidana, yaitu penganiyayan KDRT. yang menjadi korban saudara RW itu sendiri," kata Budhi.

Polisi kini mengumoulkan informasi dan keterangan dari para pelapor. pihak kepolisian akan meminta para pelapor atau korban ke rimah sakit untuk dilakukan visum.

"Karena itu langkah pertama setelah menerima lapiran polisi adalah kami meminta dan mengirimkan para korban ke rumah sakit untuk dilakukan visum," ujar Budhi.

Setelah hasil visum keluar, polisi cocokkan dengan keterangan pelapor.

Dugaan KDRT yang dilakukan RW beredar di media sosial setelah rekaman suara saat kejadian dan narasi tentang kasus tersebut diunggah oleh AR, putri RW, ke akun instagram pribadinya @aurelliarenatha_

Dalam unggahan tersebut, AR menyebutkan bahwa dia dan ibunya LS dianiaya ayahnya yang merupakan seorang polisi berpangkat komisaris besar (kombes).

Menurut AR, masalah itu berpangkal pada adanya orang ketiga dalam hubungan ayah dan ibunya.

AR menunjukan sejumlah gambar luka di beberapa bagian tubuhnya serta beberapa barang rusak yang disebut akibat pemukulan yang dilakukan Kombes RW.[MA/KE]


×
Berita Terbaru Update