Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Arab Saudi Tetapkan Pelaksaan Ibadah Haji Pada 29 Juli Mendatang

Selasa, 21 Juli 2020 | 9:31:00 AM WIB Last Updated 2020-07-21T01:31:06Z


Ilustrasi jemaah haji di Arab Saudi. (AFP PHOTO / KARIM SAHIB)


Koranelektronik.com – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengatakan pelaksanaan ibadah haji secara terbatas karena pandemi Virus Corona tahun ini akan dimulai pada 29 Juli mendatang.

Dilansir dari AFP, Selasa (21/7), ibadah haji tahun ini memberlakukan pengawasan yang ketat. Para petugas dan calon haji harus mematuhi aturan yang diberlakukan.

Sementara calon haji yang diperbolehkan beribadah mereka yang berusia dibawah 65 tahun dan tidak memiliki penyakit bawaan.

"Pelaksanaan wukuf di Arafah yang menjadi puncak ibadah haji jatuh pada Kamis," pernyataan Pemerintahan Arab Saudi dikutip dari kantor berita Saudi Press Agency.

Arab Saudi membatasi umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji sebesar seribu orang. Warga asing yang diperbolehkan adalah mereka yang sudah berada di Arab Saudi sebelum pemberlakuan penguncian dan pembatasan wilayah.

Keputasan Arab Saudi memberlakukan ibadah haji secara terbatas didukung beberapa Lembaga Liga Muslim Dunia.

Tetapi, beberapa pihak, salah satunya Iran, mengatakan kecewa karena tidak diajak berunding tentang permasalah tersebut. Terkait itu, beberapa pihak masih meragukan Saudi dalam pengandalian penyebaran Virus Corona.

Hingga saat ini kasus terkonfirmasi Covid-19 di Arab Saudi tercatat mencapai 253.349 orang dan 2.523 pasien yang meninggal.

Karena, ibadah haji yg wajib ditunaikan hanya sekali seumur hidup bagi umat muslim dan dinilai mampu secara finanasial, fisik dan mental.

Meskipun demikian, Saudi beralasan bisa menangani jemaat calon haji walapun dalam jumlah terbatas di masa pandemi.

Pembatasan haji membuat pendapatan haji menurun. Karena, biasanya tiap tahun  Saudi bisa meraup miliaran dollar dari pelayanan ibadah haji.

Pelaksanaan ibadah haji dinilai menjadi gengsi dan legitimasi politik bagi dinasti yang memerintah di Saudi.
×
Berita Terbaru Update