Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Badan Intelijen Negara di Bawah Presiden : Informasi Lebih Cepat Serta Rahasia Lebih Aman

Senin, 20 Juli 2020 | 10:31:00 AM WIB Last Updated 2020-07-20T02:31:30Z


Presiden Jokowi di kantor BIN (Foto: bin.go.id)


Koranelektronik.com – Badan Intelijen Negara (BIN) sekarang lebih dekat dengan Presiden Republik Indonesia. Lembaga tersebut menjamin jika segala informasi serta rahasia akan lebih cepat berada ditangan Presiden Republik Indonesia.

BIN sebelumnya berada dibawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam). Untuk saat ini Menko Polhukam dijabat oleh Mahfud Md.

Presiden Joko Widodo lantas meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 73 Tahun 2020 tentang  Kemenko Pulhukam. Melalu Perpres tersebut Jokowi menegaskan jika BIN sudah tak lagi di bawah  Menko Pulhukam.

Didalam Pasal 4 Perpres tersebut disebutkan Kemenko Pulhukam mengkoordinasikan :

1.     Kementerian Dalam Negeri,
2.     Kemeneterian Luar Negeri,
3.     Kementerian Pertahanan,
4.     Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia,
5.     Kementerian Komunikasi dan Informasi,
6.     Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi,
7.     Kejaksaan Agung,
8.     Tentara Nasional Indonesia,
9.     Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan
10. Instansi lain yang dianggap perlu.

Bila dibandingkan dengan Perpres Nomor 43 Tahun 2015, BIN masih di bawah koordinasi Kemenko Polhukam, tepatnya di poin h. Berikut kebijakan pasal 4 Perpres sebelumnya :

Pasal 4
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan mengkoordinasikan :
1.     Kementerian Dalam Negeri,
2.     Kementerian Luar Negeri,
3.     Kementerian Pertahanan,
4.     Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia,
5.     Kementerian Komunikasi dan Informasi,
6.     Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi,
7.     Kejaksaan Agung,
8.     Badan Intelijen Negara
9.     Tentara Nasional Indonesia
10.   Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan
11.    Instansi lain yang dianggap perlu.

×
Berita Terbaru Update