Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Banjir dan Longsor di 5 Kecamatan Sorong, 3 Orang Tewas-RS Terendam

Jumat, 17 Juli 2020 | 11:14:00 AM WIB Last Updated 2020-07-17T03:14:11Z


Foto: Banjir dan longsor di Sorong. (Dok, Detik.com)

Koranelektronik.com - Banjir dan longsor terjadi di Kota Sorong, Papua Barat. Sebanyak 3 orang warga meninggal dunia dan 3 lainnya luka-luka akibat bencana itu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan banjir dan longsor terjadi pada Kamis (16/7), pukul 21.33 WIT. Kejadian itu dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi beberapa jam sebelumnya.
"Banjir yang melanda lima kecamatan, yakni Sorong Utara, Sorong Timur, Malaimsimsa, Sorong Barat dan Sorong," kata Raditya Jati dalam keterangannya, Jumat (17/6/2020).
Raditya Jati mengatakan banjir juga mengakibatkan adanya rumah sakit yang terendam. Pantauan di lapangan mencatat tinggi muka air antara 50 hingga 100 cm.
"Sedangkan dampak lain masih dalam pendataan BPBD setempat. Beberapa akses jalan tidak dapat dilalui karena banjir dan longsor," ujarnya.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Sorong telah melakukan kaji cepat koordinasi dengan instansi terkait seperti Basarnas, TNI dan Polri. Tim gabungan melakukan evakuasi korban dengan menerjunkan perahu karet.
"Dilihat dari bahaya banjir berdasarkan InaRISK, sebanyak 4 kecamatan berada pada kategori risiko sedang hingga tinggi. Jumlah populasi terpapar bahaya ini mencapai 95.665 orang. Sedangkan bahaya longsor, sebanyak 5 kecamatan pada kategori yang sama dengan jumlah populasi terpapar sebanyak 5.492 orang," ujarnya.
Dia melanjutkan berdasarkan prakiraan BMKG terhadap hujan dasarian II-III Juli dan I Agustus 2020, wilayah sorong masih berpotensi pada curah hujan menengah hingga tinggi.
"Kondisi ini perlu disikapi oleh pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk tetap waspada dan siap siaga menghadapi potensi ancaman bahaya hidrometeorologi," pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update