Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Batu Menangis !!! Saat Malam 14 Suro

Senin, 20 Juli 2020 | 11:01:00 AM WIB Last Updated 2020-07-30T10:07:39Z


Foto: Situs Batu Menangis di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu

KoranElektronik.com
 – Konon katanya Batu mengeluarkan air amta dari celah-celahnya setiap bulan purnama 14 Suro warga setempat meyakini air mata tersebut dari Putri Selangka dan  Batu tersebut menjadi objek wisata yang terletak dikawasan pemandian Suban Air  di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu

"Selain kerap terdengar suara tangisan di tanggal 14 suro, ada juga yang mendengar tangisan terdengar setiap magrib tiba tapi batunya tidak mengeluarkan air (seperti) saat 14 Suro," ujar Robert Senin (20/07).
Robert mengatakan Batu Menangis telah terdaftar sebagai salah satu cagar budaya. Makanya, hingga kini Batu Menangis menjadi tujuan objek wisata di Kabupaten Rejang Lebong.

“Agar tetap terjaga kelastariannya area Batu Menangis diberi pembatas agar tidak di rusak oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab dan memasang simbolis agar pengunjung tidak kesulitan mengetahui sejarahnya” ujar Robert

Alkisah, konon ada sebuah Kerajaan Suku Rejang yang memiliki seorang putri cantik jelita, yaitu putri Selangka. Dia biasa disebut juga Putri Gemerincing karena kecantikannya.
Putri Selangka dijodohkan dengan Pangeran Gambir Melayang dari kerajaan lain. Namun perjodohan ini ditentang oleh Putri Selangka.
Akhirnya, Putri Selangka lari dan menangis duduk di batu yang saat ini menjadi objek wisata Suban air panas. Di batu inilah menurut warga, Putri Selangka menangis meratapi nasibnya.
Maka percaya tidak percaya di setiap tanggal 14 Suro di batu ini sering terdengar suara tangisan wanita, bahkan suara tersebut menurut warga masih terdengar hingga kini.


×
Berita Terbaru Update