Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Bertambahnya kasus corona bayangi harga minyak

Selasa, 28 Juli 2020 | 10:10:00 AM WIB Last Updated 2020-07-28T02:10:58Z


Ilustrasi minyak mentah

KoranElektronik.com - Meningkatnya kasus corona mempengaruhi harga minyak mentah global.  pada perdagangan Senin (27/7/2020), waktu Amerika Serikat (AS), ditopang harapan pasar bahwa pemberian stimulus akan membantu merevitalisasi ekonomi negeri paman sam.

Dilandir dari CNN.com, Kendati demikian, kenaikannya dibatasi oleh peningkatan kasus virus corona dan ketegangan antara AS-China.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September naik 31 sen menjadi US$41,60 per barel. Sedangkan, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman September bertambah 7 sen menjadi US$43,41 per barel.

Partai Republik AS diperkirakan meluncurkan paket bantuan penanganan covid-19 senilai US$1 triliun.

Analis Senior Grup Price Futures Phil Flynn mengatakan lebih banyak dana bantuan diharapkan bisa mendorong belanja barang dan jasa masyarakan.

"(dana bantian) itu akan mendorong lebih banyak permintaan bensin, lebih banyak perjalanan dan lebih banyak belanja," ujarnya

Namun, katalis positif pemberian stimulus itu tertahan ketegangan baru antara AS-China.

Kedua negara menutup perwakilan konsulat di Houston dan Chengdu, sehingga investor beralih ke aset aman (safe haven), seperti emas dan obligasi. Sebaliknya, investor beramai-ramai menjauhi aset-aset beresiko seperti minyak berjangka.

Sebetulnya, permintaan minyak telah meningkat setelah jatuh pada kuartal kedua, namun penguncian kembali wilayah karena kenaikan tingkat infeksi virus membuat pemulihan ekonomi tidak merata.

Sementara itu, kasus global virus corona telah melebihi 16 juta kasus, dan jumlahnya terus melonjak di wilayan AS.
×
Berita Terbaru Update