Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Cara Aman Konsumsi Daging Saat Idul Adha

Jumat, 31 Juli 2020 | 9:49:00 PM WIB Last Updated 2020-07-31T13:49:23Z



 
Cara aman konsumsi daging saat Idul Adha

Koranelektronik.com – Idul Adha berarti anda mesti bersiap dengan berbagai hidangan serba daging olahan. Dimulai dari olahan daging sapi ataupun daging kambing bakal tersaji mulai dari racikan gulai, semur, sate, rendang, hingga tongseng.

Sebagaimana makanan lain jika di konsumsi secara berlebihan, yang tak sesuai porsi dapat mengakibatkan risiko bagi kesehatan.

Di satu sisi, tubuh memang membutuhkan nutrisi daging. Tetapi di sisi lain perlu diingat, mengonsumsi daging juga rentan membuat kolestrol anda tinggi.

Ada beberapa aalasan positif mengapa konsumsi daging baik untuk kesehatan, di antaranya asupan nutrisi seperti zat besi, protein, seng, vitamin B12, dan lemak omega 3 bisa terpenuhi.

Zat besi dari daging mudah diserap tubuh sehingga bisa membantu mencegah dan mengatasi anemia. Hal ini sangat penting untuk para perempuan.

Daging merah tergolong baik sebagai sumber protein untuk membangun otot tubuh. Sebuah riset menemukan, peningkatan asupan protein penting untuk menjaga berat badan.

Protein mampu mengatur rasa lapar dan mengurangi keinginan makan berlebih. Selain daging, anda bisa memperoleh protein dari ayam, telur, biji-bijian dan produk susu seperti keju dan yogurt.

Sedangkan di sisi lain, daging juga dikaitkan dengan kesehatan, terutama daging merah.

Pada 2015, organisasi kesehatan dunia (WHO), mendeklarasikan daging olahan sebagai karsinogen kelas 1. Artinya, daging olahan terbukti kuat jadi penyebab kanker. Oleh sebab itu mengonsumsi olahan daging wajib di batasi dan konsumsi daging merah dikurangi.


Lantas, Berapa Jumlah Konsumsi Daging Yang Disarankan ?
Meski memberikan aneka manfaat kesehatan, mengonsumsi terlalu banayak daging juga bisa mengakibatkan masalah.

Anda direkomendasikan mengonsumsi maksimal 455 gr daging merah masak per minggu atau 600-700 gr dalam kondisi mentah. Jumlah ini bisa memenuhi kebutuhan zat besi dan seng untuk tubuh.

Dari jumlah tersebut, anda bisa memecah ke dalam konsumsi per-porsii, semisal 65 gr hari ini dan besok harinya 130 gr (jika menginginkan porsi besar).

Agar seimbang, anda bisa mengombinasikan konsumsi daging dengan sayuran. Padukan sayuran saat bersantap, semisal dijadikan salad, lalapan, campuran sup atau gado gado.

Kemudian beri jarak saat mengonsumsi daging, misalnya dengan menetapkan hari dimana anda tidak akan mengonsumsi daging. Jadawal ketat ini bakal memaksa anda untuk mencari sumber protein alternatif atau sumber protein nabagti seperti tahu dan tempe.

Terakhir janagn lupa perhatikan porsi. Diet seimbang memperhatikan porsi.

Aturan sederhana, yakni penuhi setengah piring dengan sayuran, seperempat protein seperti lauk pauk berupa daging, ikan, tahu dan seperempat lainnya dengan karbohidrat seperti kentang, pasta atau nasi. Idealnya sajikan daging tidak melebihi ukuran dan ketebalan telapak tangan anda.



(Dyn/Ke)
×
Berita Terbaru Update