Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Demo Para Pekerja Hiburan Malam di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2020 | 1:45:00 PM WIB Last Updated 2020-07-21T05:45:44Z



Para pekerja tempat hiburan malam berunjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta. (Luqman/detikcom)

Koranelektronik.com, -Semenjak adanya kebijakan pengetatan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta terkait penutupan tempat hiburan malam, membuat para pekerjanya mengeluh.


Salah satu diantaranya Ami, mengaku harus memutar otak bagaimana kehidupan mereka berjalan.

Ami selaku pelayan di salah satu cafe di Jakarta, mengatakan tidak sedikit barang pribadinya dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Lima bulan lamanya Ami tidak bisa bekerja, selama penutupan tempat hiburan ami bingung mau kerja apalagi untuk memenuhi kebutuhan orang tua dan adiknya.

Begitu juga dengan Ica, selama lima bulan tidak mendapatkan pemasukan samasekali, apalagi dengan kondisi suaminya yang tidak bekerja, sangat sulit baginya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk anak dan suami.

Pekerja tempat hiburan malam mengeluhkan kesulitannya karena tak bisa bekerja selama pengetatan di DKI Jakarta. (Eva/detikcom)

Mereka sangat berharap kepada Gubernur DKI untuk meringankan kebijakan agar tempat hiburan bisa dibuka lagi, agar mereka bisa bekerja dan memenuhi kebutuhannya.

Salah satu perias LC , Anggun, di cafe Jakarta merasakan dampak pengetatan ini. Anggun mengatakan sulit menjalani hidup karena tidak bekerja.

"Kenapa yang lain udah dibuka, restoran udah dibuka tapi kita belom diizinkan Pak Anies, kita cuma minta buka tempat kita kembali," tuturnya.

×
Berita Terbaru Update