Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Ditikam hingga Tewas Batalkan Rencana Prewed Seorang Pemuda

Selasa, 21 Juli 2020 | 8:28:00 AM WIB Last Updated 2020-07-21T00:28:26Z


suasana dirumah korban


KoranElektronik.com -  Rio (25), warga perumahan Griya Macam Lindungan, Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Pemuda yang hendak pergi untuk melangsungkan sesi foto pre-wedding (prewed) bersama pujaan hatinya tewas dikeroyok satu keluarga, yang tak lain adalah tetangga sebelah rumahnya.

"Rio rencana kemarin mau pergi foto untuk nikah, foto pre-wedding. Karena mau nikah 27 September, 2 bulan lagi," ujar ibu korban, Senin (20/7/2020).

Kronologi peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/7), pukul 10.30 WIB. Saat itu anak lelakinya hendak memanaskan motor untuk berangkat ke lokasi pre-wedding. Rio sudah menjelaskan kepada tetangganya bahwa motornya susah dihidupkan. Namun pelaku bernama Eko menghiraukan, bahkan malah menantang duel.

Ana melihat Eko dan Ita masuk ke dalam rumah, dan kembali keluar dengan menggenggam senjata tajam. Tak hanya Ita dan Eko, Ana mengaku melihat suami dari Ita yang bernama Antoni dan anak laki-lakinya yang bernama Jack juga ikut keluar rumah dengan membawa senjata tajam.
"Ditikam dan dipukulin tepat di depan mata saya. Anak saya jatuh dan saya lihat darah di dada kiri, dokter bilang kena jantung dan paru-paru," ucap Ana.

Ana menjelaskan lebih lanjut, tetangganya kerap berulah. Tidak hanya dengan keluarga Ana, namun keluarga Antoni juga sering terlibat keributan dengan warga lainnya.

"Ribut ini sudah sering, ini sudah yang ke-4 kali. Ribut bukan sama kami saja, tetangga lain juga. Keluarganya Pak Antoni (pelaku) sudah sering ribut," ungkap Ana.

Dengan keluarga Ana sendiri, keluarga Antoni terlibat dua kali keributan. Yaitu karena keluarga Antoni memarkirkan mobil di depan rumah Ana, dan saat keluarga Antoni memelihara seekor monyet di depan rumah yang agresif.

"Parkir depan halaman rumah kami, kami mau keluar nggak bisa. Jadi minta mobil dipindahkan, eh malah marah-marah. Itu kami didamaikan sama pak RT," tutur Susana.

Ketua RT setempat, Sutoro, membenarkan keluarga Antoni kerap berselisih dengan warga lainnya. Sutoro sendiri sudah jenuh mendengar ulah yang dibuat keluarga Antoni.
Kasus penikaman terhadap Rio ini sendiri sudah dilaporkan ke Polsek Ilir Barat I Palembang. 

Para pelaku kini tengah dikejar tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Sat Reskrim Polrestabes Palembang dan Polsek Ilir Barat I.

Sementara jenazah Rio dimakamkan tak jauh dari makam ayahnya di Gelumbang, Muararnim.


×
Berita Terbaru Update