Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

DKI Jakarta Belum Memberlakukan Ganjil-Genap Untuk Menghindari Penumpukan di Angkutan Umum

Kamis, 23 Juli 2020 | 1:48:00 PM WIB Last Updated 2020-07-23T05:48:21Z


Foto: Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo (Lisye/detikcom)


Koranelektronik.com – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebutkan belum memberlakukan aturan genap-ganjil bagi kendaraan bermotor selama pembatasan sosial berskala besar besaran (PSSB) masa transisi.

"Sampai saat ini ganjil-genap belum diberlakukan, jadi kami terus melakukan evaluasi," ujarnya pada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2020).

Ia mengatakan Pemprov DKI tak hanya memikirkan masalah aspek lalu lintas saat akan berlakukan kembali ganjil-genap. Syafrin menyebutkan pihaknya belum dapat menamoung perpindahan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum.

"Di sisi lain kita juga mempertimbangkan suplai ataupun kapasitas dari angkutan umum yang ada ini sekarang. Itu belum mampu untuk menampung shifting dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum jika dilakukan pembatasan lalu lintas dengan ganjil-genap," katanya.

Menurutnya, masalah penumpukan di trasportasi umum juga menjadi pertimbangan. Ia khawatir kebijakan ganjil-genap nantinya bisa menimbulkan kerumunan baru di transportasi umum.

"Di angkutan umum juga kita masih terapkan physical distancing. Jadi begitu dibatasi lalu lintas, kendaraan pribadi, tentu ada shifting ke public transport dan itu yang tentu kita hindari penumpukan di angkutan umum," jelasnya.
×
Berita Terbaru Update