Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Indonesia naik level menjadi Negara berpendapatan menengah atas

Selasa, 28 Juli 2020 | 11:07:00 AM WIB Last Updated 2020-07-28T03:07:17Z


Bank Dunia

KoranElektronik.com - Bank Dunia memiliki tradisi memperbaharui klasifikasi pendapatan negara-negara di dunia berdasarkan Gross National Income atau GNI. Per tanggal 1 Juli, dan kali ini lembaga tersebut membuat membuat empat kelompok.

Dilansir dari CNN.com, Mereka terdiri dari negara berpenghasilan rendah (US$1.036 dari US$1.026), berpenghasilan rendah menengah (US$1.036 - US$4.045 dari US$1.026 - US$3.995), berpenghasilan menengah atas (US$4.046-US$12.535 dari US$3.996 - US$12.3750), serta berpenghasilan tinggi (US$12.535 dari US$12.375).

Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan perubahan pada beberapa faktor, antara lain pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar dan pertumbuhan penduduk.

Indonesia sendiri akhirnya memiliki GNI/Capita mencapai US$4.050 dari sebelumnya US$3.840. Dengan demikian Indonesia naik kelas ke negara berpendapatan menengah atas, namun dengan catatan belum memasukkan dampak dari pandemi covid-19.

Namun, pendapatan perkapita Indonesia sebesar US$4.050 ini belumlah dapat mencerminkan tingkat kesejahteraan rakyat Indinesia yang sesungguhnya. Setidaknya jika diukur dari dana pihak ketiga (DPK) di bank.

Lembaga itu menerapkan ukuran tunggal dalam melakukan klasifikasi pendapatan negara-negara di dunia. Ukuran ini sangatlah ironis, sejatinya tidak merefleksikan pendapatan masyarakat yang sesungguhnya.

Ukuran ini berpusat pada pengakuan pendapatan rata-rata (mean). Nilai rata-rata sangat sensitif dipengaruhi olek kelompok pendapatan tinggi yang ekstrem.





×
Berita Terbaru Update