Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Jeremy Teti Was-was Idap Penyakit Jantung dan Batu Ginjal

Kamis, 16 Juli 2020 | 11:07:00 PM WIB Last Updated 2020-07-16T15:07:12Z


Jeremy teti was-was idap sakit jantung dan batu ginjal. (Foto: Jeremy Teti / Pingkan A)


Jeremy Teti ternyata mengidap sakit jantung. Sakit itu sudah dialaminya sejak lama.
Sehingga jantungnya tersebut harus dipasang dengan ring. Kendati demikian, Jeremy Teti tetap was-was dengan hidupnya.
"Lumayan bagus (kondisi kesehatan) cuma kadang was-was kalau ada kabar orang meninggal, karena serangan jantung gitu ya," ujar Jeremy Teti saat ditemui usai mengisi acara Rumpi: No Secret, di studio Trans TV, Kapten Tendean, Jakarta Selatan.
"Kayak kemarin ayah Ivan kan (Gunawan) meninggal, padahal sudah pasang ring juga, tapi tetap bisa kena. Kadang gue pikir juga, gue sudah pasang ring 3 apakah gue aman gitu lho," sambungnya.
Tak hanya sakit jantung, Jeremy Teti juga mengidap batu ginjal. Mau tak mau, ia harus mulai menjaga pola makannya di usia 52 tahun itu.
"Dari dulu 2016 sudah pasang ring, cuma ini ada batu ginjal juga. Jadi kalau batu itu geser, urine kita nggak bisa keluar dan itu sakit sekali. Ini sudah dua kali nih merasa sakit karena batu ginjal. Aku kan sudah 5 kali radiasi untuk menghilangkan batu itu, tapi ya tumbuh batu terus. Jadi ya asam urat harus terus dijaga, kontrol makanlah," ungkap Jeremy Teti.
"(Soalnya) gue suka banget makan kacang. Tahu sendiri kacang itu kan dekat dengan asam urat dan itu bisa menjadi batu. Musti hati-hati sama sayur hijau juga. Kepala 5 itu pusing ya, banyak penyakit bawaan dan kata dokter itu benar gitu. Ya pola makan, stres juga harus dijaga di kondisi seperti ini. Ambil kerjaan juga lihat, main fisik atau nggak. Kalau sudah lari-lari gitu mikirlah," tuturnya lagi.
Karena sakit jantung itu, Jeremy Teti harus mengkonsumsi obat khusus. Ia tak boleh melepasnya walau hanya sekali.
"Ya wajib minum obat pengencer darah, wajib itu sampai sekarang. Ya itu kan seumur hidup, setelah pasang ring jantung. Jadi ya kadang suka lupa, seminggu nggak minum, terus enggap. Sama sekali tidak boleh lepas itu obat, kalau aku dua kali seminggu minumnya," pungkas Jeremy Teti.

×
Berita Terbaru Update