Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Kabareskrim Ingatkan Anggota: Kasus Brigjen Prasetijo Tak Boleh Terulang!

Kamis, 16 Juli 2020 | 7:04:00 PM WIB Last Updated 2020-07-16T11:04:43Z


Foto: Kabareskrim Komjen Listyo Sigit (Rahel/detikcom)
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mewanti-wanti agar seluruh anggota Polri tidak melakukan pelanggaran yang bisa mencoreng nama baik institusi. Listyo menyebut jika ada anggota yang tidak sanggup memegang komitmen itu agar segera mundur.
"Ini juga peringatan bagi seluruh anggota khususnya Bareskrim, baik yang di Mabes Polri maupun jajaran bahwa kejadian ini tidak boleh terulang lagi jadi yang tidak sanggup, saya minta dari sekarang untuk mundur," kata Sigit di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2020).
Peringatan Sigit itu imbas dari perbuatan Brigjen Prasetijo Utomo terkait pembuatan surat jalan untuk Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Atas perbuatannya, Prasetijo dicopot dari jabatannya sebagai Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri.
Sigit mengatakan komitmen pimpinan Polri akan menindak tegas jika ada anggotanya yang melakukan pelanggaran. Namun, sebaliknya, jika ada anggota Polri yang berprestasi akan diberi penghargaan.
"Tentunya ini komitmen dari pimpinan Polri dan kami khususnya dari jajaran Bareskrim Polri untuk menjaga marwah institusi sebagaimana yang sudah saya sampaikan beberapa waktu yang lalu bahwa kami akan secara tegas menindak anggota yang melakukan pelanggaran. Demikian sebaliknya bagi anggota yang berprestasi akan kami berikan reward," katanya.
Sebelumnya diberitakan, publik digegerkan dengan surat jalan terkait Joko Tjandra yang dikeluarkan oleh Bareskrim Polri melalui Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS dengan nomor: SJ/82/VI/2020/Rakorwas tertanggal 18 Juni 2020. Surat itu ditandatangani oleh Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS, Brigjen Prasetijo Utomo.
Atas tindakannya itu, Brigjen Prasetijo dicopot. Dia disebut melakukan hal itu atas inisiatif sendiri.

×
Berita Terbaru Update