Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Kasus Dugaan Suap, Kini Direktur PDAM Kudus Ditahan

Kamis, 16 Juli 2020 | 8:32:00 PM WIB Last Updated 2020-07-16T12:32:28Z



Direktur PDAM Kudus ditahan Kejati Jateng, Kamis (16/7/2020). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Koranelektronik.com, Direktur PDAM Kudus, Ayatullah Humaini, hari ini ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah. Pengembangan masih dilakukan karena diduga ada 27 orang yang menyerahkan uang dalam kasus dugaan suap pengangkatan dan penerimaan pegawai yang menjerat sang direktur.
Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jateng, Ketut Sumedana mengatakan penahanan dilakukan untuk memudahkan penyidikan. Dari tiga tersangka memang baru satu yang dilakukan penahanan.
"Kita melakukan penahanan terhadap AH (Ayatullah Humaini). Ini pengembangan perkara yang di Kudus, OTT yang dilakukan Kejari Kudus," kata Ketut di kantornya, Kamis (16/7/2020).
Ia menjelaskan meski barang bukti uang yang diamankan baru Rp 65 juta, namun pihaknya merincikan ada total Rp 720 juta. Oleh sebab itu pengembangan penyidikan masih terus dilakukan.
"Adapun barang bukti yang diamankan berupa dokumen pengangkatan direktur, pegawai, dan beberapa dokumen pembuktian termasuk uang Rp 65 juta. Yang berhasil rincikan Rp 720 juta sementara, kita kembangkan terus," jelasnya.
 Ketut menjelaskan, tersangka berperan memerintahkan dan menerima dalam perkara suap tersebut. Pihak swasta yang juga jadi tersangka, SO juga ikut diperintah untuk mencari pegawai yang mau diangkat.
"Memerintahkan plt pegawai dan pihak swasta untuk menyediakan uang dengan mencari dari pegawai yang diangkat dan dipromosikan termasuk pegawai honorer," tandasnya.
Dari 27 pegawai, lanjut Ketut, baru 16 orang yang mengakui menyerahkan uang. Kisaran uang yang diserahkan antara Rp 10 juta hingga Rp 65 juta. Ketut menjelaskan pihaknya belum ada penetapan tersangka untuk pemberi suap karena ada dugaan unsur pemaksaan.
"16 yang mengaku menyerahkan uang dengan kisaran Rp 10 juta hingga Rp 65 juta. Masih ada yang belum mengaku," katanya. "Total ada 27 pegawai dalam kurun waktu 2019-2020," imbuhnya.
Sementara itu tersangka hanya diam saat ditanya wartawan ketika dirinya digelandang petugas ke mobil tahanan. Ia dititipkan di tahanan Mapolda Jateng. "Kita tahan 20 hari," tegas Ketut.
Untuk diketahui dalam kasus ini ada 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Yakni AH dan SO, serta T seorang pegawai PDAM Kudus yang ditangkap tangan oleh Kejari Kudus. T saat ini masih dirawat karena diketahui positif COVID-19.

×
Berita Terbaru Update