Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Kasus Positif Bertambah, Klaster ASN Maros Menjadi 45 Orang

Jumat, 24 Juli 2020 | 3:43:00 PM WIB Last Updated 2020-07-24T07:43:26Z


Ilustrasi tes Corona (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)


Koranelektronik.com – Kasus Corona terus bertambah di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Jumlah ASN terkomfirmasi positif virus Corona menjadi 45 orang.

"Hari ini ada 1 orang ASN yang positif, totalnya sekarang itu ada 45 orang dari 4 sampai 5 OPD yang terpapar 1-2 orang. Memang asalnya dari kantor inspektorat yah, dari situ kan ada mungkin yang punya istri di OPD lain, nah itu yang tertular dan menyebar ke OPD lainnya," kata Jubir Gugus Tugas COVID-19 Maros, Syarifuddin, Jumat (24/07/2020).

Pemerintah kabupaten Maros berencana memperpanjang work from home (WFH) bagi para ASN. Tetapi, petugas medis di rumah sakit dan puskesmas tetap bertugas seperti biasa.

"Karena belum semua ada hasilnya keluar (Swab), kita tunggu saja dulu. Kalau mungkin banyak bisa saja WFH akan dilanjutkan," tambahnya.

Pemkab Maros belum dapat mendeteksi asal datangnya klaster ASN Maros ini. Hingga kini, belum diketahui ASN Maros pertama yang terpapar Covid-19.

"Kita belum tahu persis dari mana asal muasalnya, karena kita tidak bisa pastikan siapa yang duluan menyebarkan. Saat ini kita konsentrasi melakukan tracing ke ASN yang pernah kontak dengan orang positif dulu biar tidak makin menyebar kemana-mana," kata Syarifuddin.

Sementara ini, ada 374 orang di Kabupaten Maros, yang terkonfirmasi positif Covid-19. 288 orang dinyatakan telah sembuh.

"Saat ini ada 374 kasus positif, kita urutan ke 3 di Sulsel. Sembuh 61 persen, kalah sama Bulukumba 70 persen, menyusul Makassar 50 persen. Yah kita sementara susun perdanya, di situ akan adan diatur sanksi atau denda bagi pelanggar protokol kesehatan," pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update