Iklan

Iklan

Ketua MPR Dorong Polisi Agar Tegas Menindak Perdagangan Senjata Api ILEGAL

Selasa, 28 Juli 2020 | 1:09:00 PM WIB Last Updated 2020-07-28T05:09:57Z
Foto : MPR
Koranelektronik.Com, Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong Direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polri melakukan pemutakhiran data terkini jumlah kepemilikan senjata api izin khusus bela diri di seluruh indonesia, Polri juga menindak penjual gelap senjata api ilegal. Sehingga kasus penyalagunaan senjata api untuk kriminal ataupun gagah-gagahan.

"Menjamurnya praktek perdagangan senjata api ilegal jangan sampai seperti peredaran Narkoba. Selain bisa disalah gunakan untuk mengancam keselamatan warga, perdagangan senjata api ilegal juga bisa dimanfaatkan kelompok separatis, kelompok kejahatan terorganisasi, dan para pelaku kriminal. Karenanya, pihak kepolisian harus tegas melakukan penindakan,"ungkap Bamsoet, Selasa (28/7/2020).

Saat menerima pengurus Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKSHA), di ruang kerja Ketua MPR RI, Ketua Umum PERIKSHA tersebut memaparkan dalam peraturan Kapolri Nomor 18 tahun 2015 terdapat 3 macam senjata api yang boleh dimiliki masyarakat sipil yang sudah memenuhi persyaratan.Antara lain senjata Api Peluru Tajam, Senjata Api Peluru Karet dan Senjata Api Gas Air Mata.

Untuk senjata api peluru tajam, dibatasi untuk senapan berkaliber 12 GA serta pistol berkaliber 22,25 dan 32.Sedangkan senjata api peluru karet dan peluru gas dibatasi untuk peluru berkaliber 9 mm.

PERIKSHA juga memiliki kewajiban memberikan pengetahuan, bimbingan dan pembinaan kepada pemilik izin khusus senjata api agar tidak melanggar peraturan dan taat pada ketentuan yang berlaku. 
(MALA/KE)




Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ketua MPR Dorong Polisi Agar Tegas Menindak Perdagangan Senjata Api ILEGAL

Trending Now

Iklan