Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Korea Utara Klaim Tak Memiliki Kasus Corona Dan Terapkan Hukuman Pada Warganya yang Tak Pakai Masker

Kamis, 23 Juli 2020 | 8:46:00 AM WIB Last Updated 2020-07-23T00:46:28Z


Warga Korea Utara yang tidak memakai masker dihukum tiga bulan kerja paksa. (Foto: Reuters)


Koranelektronik.com – Korea Utara mengklaim tak memiliki kasus Corona, para pejabat memberlakukan aturan bagi warganya yang tak menggunakan masker. Mereka akan dikenakan hukuman keras.

Dilansir dari Daily Star, warga Korut yang tak menggunakan masker akan menjalani kerja paksa selama tiga bulan. Negara yang terkenal sangat tertutup ini, tetap memberlakukan protokol kesehatan yang keras untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

Siswa di Korut direkrut untuk melakukan patroli masker. Mereka ditugaskan untuk memeriksa semua warga Korut agar tetap menggunakan masker.

Siapa pun yang ketahuan tak menggunakan masker akan di hukum kerja paksa selama tiga bulan.

"Sebuah tim inspeksi sedang diselenggarakan di sini, di Pyongyang, dan juga di kota-kota provinsi dengan petugas polisi, mahasiswa, dan siswa sekolah menengah untuk melakukan pendisiplinan intensif pada orang-orang yang tidak mengenakan masker," ujar pejabat Korea Utara pada Radio Free Asia.

"Siapa pun yang tidak mengenakan masker akan dihukum dengan lebih dari tiga bulan kerja disiplin, terlepas dari siapa mereka," lanjutnya.

Akan dikirim ke kamp untuk kerja paksa merupakan hukaman yang sangat umum di Korea Utara. Banyak pihak yang mengeritiki Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un terkait hal ini.

Kamp-kamp itu terletak di bagian pedesaan terpencil di Korut. Tempat para tahanan dipukuli, dibiarkan kelaparan, dan dieksekusi secara rutin, atau hanya dipenjara selama bertahun-tahun, menurut mereka yang selamat dan melarikan diri dari sana.

Korea Utara belum memiliki catatan secara resmi mengenai kasus Corona, tetapi telah menerapkan langkah pencegahan yang luas. Termasuk melarang pertemuan, wajib menggunakan masker, dan mengkaratina sebagian pekerja.

Laporan dari Radio Free Asia pada bulan April menyebut bahwa para pejabat Korut mengumumkan kepada warganya ada kasus virus Corona yang sebenarnya terkonfirmasi di Korea Utara awal Maret. Kim Jong Un sendiri sebelumnya sempat dikabarkan positif virus Corona usai ia menghilang dari publik selama berbulan-bulan, tetapi baru-baru ini muncul kembali pada pertemuan pemerintah terkait penanganan pandemi.
×
Berita Terbaru Update