Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

KPK Panggil Notaris Atas Kasus Suap-Gratifikasi

Senin, 27 Juli 2020 | 1:19:00 PM WIB Last Updated 2020-07-27T06:24:55Z


Gedung KPK
Koranelektronik.com - Penyidik KPK memanggil seorang Notaris bernama Siti Rohman Caryana untuk menjadi saksi terkait kasus dugaan suap-gratifikasi senilai Rp. 46 Miliar yang menjerat mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Siti bakal diperiksa sebagai saksi untuk Nurhadi.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka NHD (Nurhadi)," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri, Senin (27/7/2020).

Selain Siti Rohman yang di panggil KPK juga akan memangil satu saksi lagi yakni seorang pegawai PT Mitsui Leasing, yaitu Andre. Andre  juga bakal diperiksa untuk Nurhadi.

Dalam kasus ini. KPK telah menetapkan Nurhadi bersama menantunya, Rezky Herbiyono dan Direktur PT MIT, Hiendra Soenjoto sebagai tersangka. Ketiganya dijerat sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi senilai Rp 46 Miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di MA. Penerimaan tersebut terkait perkara perdata PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) (Persero) pada 2010.

Pada Senin (1/6) malam, KPK menangkap Nurhadi dan Menantunya, Rezky Herbiyono di sebuah rumah di kawasan Simprug, Jakarta Selatan. Nurhadi dan Rezky telah menjadi buronan KPK selama hampir 4 bulan.

Kedua tersangka sekarang ditahan di Rutan KPK. Namun, hingga kini Hiendra Soenjoto belum juga ditangkap.
(MALA/KE)
×
Berita Terbaru Update