Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Misteri Mayat Bocah Di Dalam Toren Air

Sabtu, 18 Juli 2020 | 2:36:00 PM WIB Last Updated 2020-07-18T06:40:38Z


Polisi olah TKP penemuan mayat bocah perempuan di dalam toren air di rumah nya.
Koranelektronik.com, Bandung - Seluruh anggota rumah pagi ini sibuk mencari A bocah perempuan berusia 5 Tahun warga Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat tersebut hilang sejak Jumat (17/7/2020) pagi pukul 09.00 WIB dan tidak terlihat batang hidungnya.

A pun dinyatakan hilang pagi itu oleh keluarga. sejam kemudian, ayah dan paman A mencurigai sebuah toran air yang masih tertutup rapat. dan benar saja tubuh A berada di dalam Toren Air berkapasitas 500 liter tersebut.

Polisi mendapatkan laporan pada Jumat pukul 10.00 WIB pagi. Tim Inafis Polresta Bandung dan Damkar Kabupaten Bandung pun langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi kepada tubuh korban.

"Jadi kami menerima laporan dari masyarakat, bahwa telah ditemukan mayat anak di bawah umur di daerah  Desa Panenjoan, Cicalengka Kabupaten Bandung. Setelah kami cek ke TKP memang ditemukan mayat anak perempuan, atas inisial A," Ujar Kasatreskrim Polresta Bandung AKP Agta Bhuwana Putra.

Proses evakuasi tubuh korban memakan waktu hampir tiga jam lamanya hingga akhirnya jasad korban dapat dikeluarkan dari dalam toren air. polisi yang berada di lokasi langsung melakukan visum kepada tubuh korban dan sebuah bukti janggal muncul, yaitu berupa luka robek di bagian tangan kiri korban.

"ketika ditemukan tidak bernyawa dan keadaan kaku, ditemukan juga adanya luka gores di tangan kiri korban," kata Agta

Atas dasar tersebutlah, kata Agta, Polisi menduga adanya tindak pidana atau pembunuhan kepada korban. setelah di bunuh tubuh korban langsung di sembunyikan pelaku di dalam toren air di lantai tiga rumah korban tersebut.

Satreskrim Polresta Bandung pun melakukan penyelidikan kepada Empat Saksi untuk dimintai keterangan.

"kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap Empat saksi," ucap Agta.

untuk sementara polisi masih menunggu hasil Autopsi, hal tersebut dilakukan untuk mengetahui pasti penyebab bocah malang tersebut kehilangan nyawa nya.

"Kami masih melaksanakan Autopsi dan penyelidikan untuk mengungkapkan kasus ini," ujar Agta

(MALA/KE)

×
Berita Terbaru Update