Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Modus Menjadi Dukun Tersangka SA Malah Melakukan Pencabulan Kepada Anak di Bawah Umur

Sabtu, 18 Juli 2020 | 1:13:00 PM WIB Last Updated 2020-07-18T05:13:23Z


pelaku Sa (68) yang diduga melakukan pelecehan seksual dan pencabulan terhadap anak bawah umur.
Koranelektronik.com, TanjungPinang -  Sa (68) Tahun Seorang Dukun yang diduga melakukan pelecehan seksual dan pencabulan terhadap anak di bawah umur babak belur dihajar warga. 

Warga tak kuasa menahan amarah setelah mendengar laporan dari M, Ibu Korban, bahwa anaknya menjadi korban pelecehan seksual dan pencabulan oleh Sa Dukun tersebut.

Kapolsek Tanjung Pinang Barat AKP Indra Jaya mengatakan, perbuatan pelaku terbongkar saat M melihat anaknya yang masih remaja menangis. 

"Saat ditanya M, Korban mengaku telah diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku SA," Kata Indra saat dihubungi melalui telepon, Jumat (17/7/2020).

Indra mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dukun tersebut terlebih dahulu melecehkan Ibu korban M. Tindakan itu terjadi saat M, Ibu korban meminjam korek api kepada pelaku pada Rabu (16/7/2020).

Saat itu, pelaku mengatakan kepada korban bahwa dia bisa mengeluarkan aura keharmonisan di dalam keluarga. Ia juga bertanya kepada korban siapa yang ingin diobati. M mengaku ingin berobat karena sudah tiga kali gagal dalam pernikahan. 

"Di rumah korban M, pelaku melakukan ritual pengobatan dengan disuruh mandi dan bawa jeruk. setelah itu pelaku meraba-raba korban M, namun saat itu korban tidak mengira kalau perbuatannya itu hanyalah tipuan pelaku," Jelas Indra.

Keesokan harinya saat pelaku datang kerumah M. pelaku tidak bertemu dengan M karena sedang bekerja. pelaku hanya betemu dengan anak M. hingga akhirnya, ketika M pulang bekerja M kaget karena mendapati anaknya sedang menangis di dalam rumah.

Setelah ditanya anak M mengaku mendapatkan perlakukan tidak senonoh dari Sa. mengetahui hal tersebut lantas M langsung datang bertanya kepada pelaku.bukannya memberi M penjelasan pelaku malah melarikan diri.

"Korban M langsung berteriak minta tolong hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap dan menjadi bulan-bulanan oleh warga sekitar," terang Indra.

Polisi yang turun ke lapangan akhirnya mengamankan pelaku yang telah babak belur dihajar warga.

"Modusnya menjadi orang pintar atau lebih dikenal dukun," Kata Indra

Akibat dari perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang tentang perlindungan anak dan Pasal 289 KUHP dengan ancaaman 5 tahun maksimal 15 tahun penjara.
(MALA/KE)


×
Berita Terbaru Update