Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Naiknya Harga Sayur Pasar Keputran Diliburkan

Sabtu, 25 Juli 2020 | 1:16:00 PM WIB Last Updated 2020-07-25T05:16:41Z





KoranElektronik.com - Sejak Pasar Keputran diliburkan selama sepekan sejak Selasa (22/7), harga sayur di pasar lain naik. Terlebih di tingkat para pedagang di pasar tradisional yang kulak di Pasar Keputran.
Seperti yang dialami oleh salah satu pedagang sayur di Pasar Sopoyono, Suntari (63). Sejak Pasar Keputran diliburkan, dia beralih berkulak di Pasar Mangga Dua. Namun dengan harga yang lebih tinggi.
"Pindah ke Pasar Mangga dua, tapi harganya lebih mahal Rp 2.000-3.000. Kalah di Keputran Rp 5.000 di Mangga Dua Rp 7.000-8.000," kata Suntari, Sabtu (25/7/2020).
Suntari mengatakan ada beberapa sayur yang harganya naik. Di antaranya, bayam, sawi, kangkung, daun singkong, kenikir, daun pepaya, dan daun kelor. Menurut Suntari ini bisa jadi kesempatan dia menaikkan harga, karena pasar induknya sedang libur.
"Kesempatan, kan semua beralihnya ke situ. Otomatis di pasar bukan grosir gini ndak bisa jual murah, pembelinya juga ndak banyak. Jadinya saya kulakan lebih sedikit, kurangi gitu aja masih banyak," jelasnya.
Ia pun merasa sangat rugi karena harga sayur yang naik. Pasalnya, jika sampai malam tak habis terpaksa ia berikan kepada orang-orang yang membutuhkan untuk dimasak.
"Saya jualan sampe jam delapan malam, dapatnya ya tambahan sedikit tapi nggak papa. Kalau sisa banyak tak kasihkan orang," ujarnya.
Sementara salah satu penjual di Pasar Wonokromo, Maya mengatakan, beberapa jenis harga sayur sudah stabil. Namun masih ada beberapa jenis sayur yang tidak ada akhirnya membuat harga naik. Seperti, bayam, kangkung, sawi dan kacang panjang.
"Beberapa pedagang yang nggak kebagian akhirnya beli ke sama-sama pedagang. Kayak kacang panjang di Mangga Dua isi lima kilo harganya Rp 10.000, disini Rp 9.000," kata Maya.
Menurutnya, sayur-sayuran yang kosong karena pedagang biasanya kulak di Pasar Keputran beralih ke Pasar Mangga Dua. "Kalau saya biasa kulak di Pasar Mangga Dua. Tapi sekarang ada beberapa pedagang pasar lain yang biasa ambil (beli) di Pasar Keputran tumplek blek di Pasar Mangga Dua, imbasnya sayur jadi rebutan. Sering saya jadi susah dapat barang," pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update