Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Pembukaan Lahan Baru Jadi Ancaman Kebakaran Hutan Dan Lahan di Kuningan

Selasa, 28 Juli 2020 | 9:07:00 PM WIB Last Updated 2020-07-28T13:07:09Z


Pembukaan lahan jadi penyebab karhutla di Kuningan (Foto: Bima Bagaskara)


Koranelektronik.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau jadi perhatian khusus pemadam kebakaran Kabupaten Kuningan.

Beberapa lokasi seperti Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dan lahan yang tersebar di berbagai desa jadi titik rawan terjadinya karhutla.

"Yang rawan terjadi karhutla di TNGC ada 4 titik, kemudian hutan lindung di Ciniru, lahan wilayah Citangtu dan sejumlah lokasi lainnya," kata Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan Khadafi Mufti saat ditemui Selasa (28/7/2020).

Ada sekitar 15 titik rawan karhutla yang berada di Kabupaten Kuningan. Menurutnya Khadafi karhutla selalu terjadi tiap tahun yang disebabkan faktor alam dan manusia.

"Penyebabnya selain faktor alam, diduga juga disebabkan adanya pembukaan lahan baru saat musim kemarau dengan membakar ilalang atau tumbuhan," lanjutnya.

Hingga dengan bulan Juli ini sudah terdapat 12 karhutla yang terjadi di Kabupaten kuningan. Dan untuk kejadian kebakaran di luar karhutla sudah mencapai 22 kasus dengan total kerugian mencapai Rp800 juta.

Menurutnya karhutla masih dapat terjadi terutama bulan Agustus mendatang. Untuk mengantisipasi karhutla beberapa persiapan sudah dilakukan dari pemasangan spanduk himbauan di hutan dan lahan serta persiapan personel.
×
Berita Terbaru Update