Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Pemerintah Utamakan 3 Hal Ini soal Vaksin Covid-19

Jumat, 24 Juli 2020 | 2:23:00 PM WIB Last Updated 2020-07-24T06:23:01Z



KoranElektronik.com -  Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah sedang berusaha menyediakan vaksin Covid-19.

"Sekarang sudah berkembang melalui proses uji klinis fase tiga dan harapannya nanti akan bisa selesai dalam waktu memadai dan produksinya bisa dilakukan," kata Wiku, Jumat (24/7/2020).

Menurut dia, pemerintah akan memastikan kandidat vaksin yang dibuat betul-betul sesuai dan cocok untuk kepentingan perlindungan pada masyarakat Indonesia. Untuk memastikan ini, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 akan membentuk tim pakar di bidang vaksin dan obat.

Dia mengatakan, dalam mengembangkan vaksin, pemerintah Indonesia memprioritaskan tiga hal penting yaitu vaksi harus aman, tepat, cepat.

"Aman adalah vaksin tersebut mampu memberikan kepada masyarakat Indonesia dan tidak ada efek samping," ujar Wiku.

Sementara, definisi tepat, Wiku menjelaskan vaksin harus bisa menimbulkan kekebalan terhadap virus Corona yang menyebabkan Covid-19.

"Harus tepat artinya betul-betul vaksin tersebut bisa menimbulkan kekebalan spesifik pada virus yang beredar di Indonensia," ujar Wiku.

Soal cepat, lanjut dia, terkait dengan kondisi dunia saat ini. Termasuk Indonesia. "Harus betul-betul cepat untuk bisa melindungi rakyat Indonesia maka dari itu harus dilakukan seluruh ujinya termasuk uji klinis bisa terlaksana dengan cepat tapi juga benar," tutur Wiku.

"Dalam konteks cepat, harus bisa diproduksi dengan baik dan dalam jumlah memadai untuk betul-betul dapat memberikan vaksin pada seluruh rakyat Indonesia yang perlu diberikan pelindungan," tambah dia. Ingin Tak Impor

Wiku menerangkan, usaha yang dilakukan pemerintah melalui Bio Farma telah menjalin kerja sama dengan Sinovac dalam pembuatan vaksin Covid-19.

Kerja sama ini dilakukan demi mewujudkan kemandirian bangsa. Wiku mengatakan, pemerintah berencana mengandeng perusahaan swasta dalam hal ini PT Kalbe untuk mengembangkan vaksin.

"Sudah pasti bahwa kita menginginkan produksi vaksin akan dilakukan oleh perusahaan yang berasal dari Indonesia dalam hal ini sementara ada PT Bio Farma (BUMN) dengan pihak swasta PT Kalbe dan nanti tentunya akan berkembang alternatif dan potensi yang mulainya ada Indonesia," ujar Wiku.

×
Berita Terbaru Update