Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Pemkot Surabaya Akan Mengijinkan Sejumlah SMP Gelar Belajar Tatap Muka

Rabu, 29 Juli 2020 | 9:59:00 PM WIB Last Updated 2020-07-29T13:59:50Z


Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara/Foto file: Esti Widiyana


Koranelektronik.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya merencanakan membuka belajar tatap muka untuk siswa SMP. Tetapi sebelum itu akan menggelar simulasi penerapan protokol kesehatan.

"Jadi memang Pemkot Surabaya berencana akan memasukkan (siswa), tapi tidak semuanya. Jadi ini sekarang masih di cek dulu terkait protokol kesehatan," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara kepada wartawan di kantornya, Rabu (29/7/2020).

Ia mengatakan, sebelum benar-benar dibuka, Pemkot Surabaya akan terlebih dahulu melakukan simulasi di SMP tersebut. "Nanti akan disimulasikan mana-mana yang sekiranya sekolah SMP ini bisa masuk dan mana yang tidak. Disesuaikan dengan persebaran dari Covid-19 kan kita punya data mana yang hijau itu nanti kita masih evaluasi lagi," lanjut Febri.

Sementara itu, Pemkot Surabaya akan melakukan survei pada siswa dan orang tua, yang kediamannya tak jauh dari sekolah. Hal itu untuk menentukan pembatas bagi siswa yang masuk. Karena kuota akan dibatasi.

"Yah memang gak akan semua masuk. Ini juga sedang disiapkan pembelajaran dari teman-teman Kominfo kerja sama dengan TV (swasta). Nantinya akan ada yang dari televisi, ada yang masuk sekolah. Jadi ini pembelajarannya nyambung, bisa juga shift-shift-an," imbuh Febri.

Selain itu, di kawasan perbatasan Surabaya-Gresik atau Surabaya-Sidoarjo membutuhkan penanganan khusus. Oleh karena itu, nanti dari Satgas Covid-19 akan melakukan evaluasi.

"Ini masih dievaluasi dulu kita lakukan simulasi. Rencananya sudah dirapatkan terkait persiapan itu tim juga sudah mencoba simulasi. Kalau bisa secepatnya kenapa ini anak-anak ini harus masuk," ujar Febri.

Mengapa Pemkot Surabaya membuka sekolah tatap muka usai menerapkan sistem daring, sambung Febri, adalah karena setiap malam hari, anak-anak bukanya istirahat tetapi malah bermain sepeda.
×
Berita Terbaru Update