Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Perusahan Asal China Pindah ke Indonesia dan Mulai Groundbreaking di Subang

Selasa, 21 Juli 2020 | 4:00:00 PM WIB Last Updated 2020-07-21T08:05:40Z


PT Meiloon Technology Indonesia yang merelokasi investasi dari China ke Indonesia melakukan peletakan batu pertama di Subang, Jawa Barat. Ilustrasi.(CNN Indonesia/Safir Makki).

Koranelektronik.com - PT Meiloon Technology Indonesia, perusahaan asal Taiwan yang merelokasi investasi dari Suzhou, China ke Indonesia melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pabriknya senilai total US$90 juta di Subang, Jawa Barat.

"Hari ini, adalah tonggak bersejarah penting untuk Meiloon. Kami adalah perusahaan terbuka dengan pengalaman selama 48 tahun. Kami adalah perusahaan OEM dan ODM terkemuka untuk produk speaker ternama seperti JBL dan lainnya," ujar CFO Meiloon Eva Kuo, Selasa (21/7).

Ia menjelaskan dalam dua pekan terakhir, pihaknya sudah melakukan survei dan evaluasi di beberapa negara dan akhirnya memilih Subang, Jawa Barat, sebagai lokasi terbaik berinvestasi.

“Kami berkomitmen dengan investasi kami dan akan buka ribuan peluang pekerjaan bagi masyarakat lokal, transfer ilmu pengetahuan dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat," tegas Kuo.

Selain itu, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengharapkan groundbreaking Meiloon jadi momentum tepat untuk mempercepat realisasi industri di bidang tersebut. Ia juga menyebutkan Meiloon memilikikomitmen yang kuat untuk merelokasikan pabriknya di Indonesia.

"Dalam pemaparannya kepada BKPM, mereka katakan bahwa akhir bulan ini sudah bisa memproduksi. Bahkan produksinya berorientasi ekspor," ujarya.

Semntara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan groundbreaking pabrik perusahaan speaker audio video elektronik asal Taiwan tersebut jadi momentum optimisme ekonomi di tengah pandemi virus corona.

Ia juga menjelaskan Subang adalah kawasan emas dengan akses pelabuhan, bandara, jalan tol, hingga rel kereta api.

"Semua infrastruktur terbaik ada di sini. Dengan groundbreaking hari ini, jadi awal kebangkitan ekonomi Jawa Barat, Subang, dan ekonomi Indonesia saat pandemi covid-19," tegasnya.

Berdasarkan data BKPM, rencana investasi Meiloon mencapai US$90 juta dengan penyerapan tenaga kerja hingga 8.000 orang dan ditargetkan mulai produksi pada semester II 2020 dan 100 persen produk untuk kebutuhan ekspor.
×
Berita Terbaru Update