Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Pihak Keluarga Bantah Motif Pembunuhan Pria Oleh Tetangga

Jumat, 24 Juli 2020 | 9:29:00 PM WIB Last Updated 2020-07-24T13:29:44Z


Ilustrasi Keluarga korban Sujono angkat bicara soal penyebab sang ayah dibunuh pada Selasa (21/7/2020).


KoranElektronik.com, Sumsel -  Pihak keluarga dari pria yang dibunuh tetangganya membantah isu motif pembunuhan karena kasus perselingkuhan. Anak korban menyebut, motif pembunuhan lantaran keluarga dari pelaku iri dengan keluarga korban. Keluarga korban juga sering menjadi bahan omongan.

Pihak keluarga Sujono angkat bicara mengenai penyebab dari korban dibunuh pada Selasa (21/7/2020) di Lorong Jambu Tangga Buntung Palembang , Sumatera Selatan.

Hal ini langsung diungkapkan langsung oleh Fitri anak ketiga dari korban Sujono, Jumat (24/7/2020).

“Kalau pemberitaan yang beredar ayah kami ada hubungan dengan kakak perempuan pelaku itu tidak benar.”

 “Kami sampai tidak berani membaca berita karena kami sedang berduka ditambah lagi pemberitaan seperti itu semakin membuat kami terpukul ,” kata Fitri saat mengklarifikasi pemberitaan yang beredar, Jumat (24/7/2020).

Bahkan pelaku yang diketahui tidak disenangi oleh warga sekitar ini dikenal iri  apabila ada seorang atau keluarga yanglebih berada dari dirinya. Keluarga korban sudah sering kali jadi bahan omongan pelaku.

Akan tetapi pihak korban tidak ingin masalah itu di perpanjang, sehingga keluarga korban tidak terlalu menghiraukan pelaku.

“Sudah direncanakan ini, memang keluarga pelaku ini orangnya sering iri kalau melihat orang yang lebih dari mereka.”

“Sebelumnya juga kakak perempuan pelaku ini sempat meludah di depan rumah tetapi tak kami hiraukan,” kata Fitri

Kapolres Pelembang, Kombes Anom Setiyadji didampingi Kasat Reskrim AKBP Nuryono mengatakan pembunuhan tersebut berawal dari ribut mulut antara istri korban, yang bernama Ningsih dengan kakak perempuan pelaku bernama atik.

Kemudian sekitar pukul 20.00 WIB, korban dari masjid hendak pulang ke rumahnya.
Saat itu juga datang ketiga pelaku berinisial, TI (33), RB (20) dan MS (68), yang tak lain adalah tetangganya.

“Para pelaku ini membawa senjata tajam, antara lain tombak dan parang, kemudian pada saat itu dilerai, akan tetapi pelaku RB mengejar korban sampai ke rumah diikuti TI yang merupakan adik korban,” ujar Anom, Rabu (22/7/2020).

Kasus ini sampai sekarang masih dalam penyelidikan pihaknya.
(MALA/KE)

×
Berita Terbaru Update