Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Polisi Nikahkan Dua Sejoli di Solo

Kamis, 23 Juli 2020 | 9:05:00 AM WIB Last Updated 2020-07-23T01:05:43Z


Sejoli di Solo dinikahkan polisi. ©2020 Merdeka.com

Koranelektronik.com, -Dua sejoli mengalami kisah cinta yang rumit, Pria yang berinisial AP (35) menjalani hidup yang sedih sekali bersama sang kekasih inisial AN (36).

Keduanya menjalani hidup dengan menikah siri, menjalani rumah tangga selama 10 tahun dan dikaruniai 3 orang anak.

Keduanya menikah siri karena kesulitan ekonomi dan terhalang restu orang tua dari keluarga sang istri. Selama membina rumah tangga, keduanya terpaksa tinggal di sebuah bangunan bekas gudang es Kelurahan Jajar.

Kapolsek Laweyan Solo, AKP Ismanto Yuwono mewujudkan keinginan mereka dengan menikahkan dua sejoli ini yang sah secara agama dan negara. Proses ijab kabul dipimpin penghulu dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Laweyan M Mahmud, untuk saksi Kapolsek Laweyan dan Danramil Laweyan Kapten Cba Kurdi di aula Mapolsek Laweyan Solo,Rabu (22/7/2020).

Dalam acara tersebut terlihat keluarga kedua mempelai hadir untuk memberikan ucapan selamat. AP merasa terharu dan tak kuasa menahan air mata usai melangsungkan akad nikah dengan sang istri dan sudah merasa lega bisa menikah secara sah agama dan negara.

Sebelum prosesi pernikahan, mereka dijemput menggunakan mobil patroli Polsek Laweyan di kediamannya bangunan bekas gudang es kawasan Jajar.

"Saya sangat terharu. Terima kasih untuk Pak Kapolsek Laweyan. Sekarang saya sudah punya buku nikah dan bisa diperhatikan sama warga," Ucapnya.

Setelah pernikahan ini, AP akan mencari rumah yang layak ditinggali bersama istri dan anaknya, dan dia mengaku mendapat dukungan dari sang kakak.

"Ide untuk menikahkan pasangan Agus dan Kecup tersebut bermula informasi dari media. Ada berita yang menyebut, ada keluarga belum memiliki legalitas hidup bersama dan memiliki anak tiga yang hidup di lahan kosong," tutur Kapolsek.

Selama ini mereka hidup tidak layak dan belum memiliki legalitas pernikahan, dan juga anak-anak merka belum memilki akta kelahiran, hal ini yang membuat kapolsek sangat terdorong bersemangat untuk membantu.

Butuh satu bulan untuk mengurus pernikahan AP dan AN, karena harus mengurus keabsahan identitas pasangan. Proses ini juga dibantu pemerintah daerah khususnya Kelurahan jajar Kecamatan Laweyan.


×
Berita Terbaru Update