Iklan

Iklan

Polisi Terjunkan Anjing Pelacak Usut Kematian Editor Metro TV

Senin, 13 Juli 2020 | 3:40:00 PM WIB Last Updated 2020-07-13T07:40:53Z
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).


KoranElektronik.com -  Polda Metro Jaya menerjunkan anjing pelacak dari unit K9 untuk mengusut kasus kematian video editor Metro TV, Yodi Prabowo yang jasadnya ditemukan di pinggir tol JORR Ulujami, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan dua ekor anjing K9 itu diterjunkan untuk melakukan pelacakan terkait barang-barang korban.
"Kami minta bantuan K9, dua ekor anjing, barang bukti yang diendus pertama baju, kedua pisau dapur," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (13/7).
Yusri menjelaskan, pelacakan yang dilakukan dua ekor anjing K9 itu mencapai radius 400 meter dari lokasi penemuan jenazah korban.
"Menggeser ke tepi danau, sekitar 400 meter dari TKP, ada warung di sana, masih kami dalami," ujarnya.
Selain itu, kata Yusri, pihaknya juga telah mengambil rekaman CCTV yang ada di pinggir tol. Saat ini rekaman CCTV itu masih didalami oleh tim penyidik.
Video editor Metro TV, Yodi Prabowo ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) Ulujami, Jakarta Selatan, Jumat (10/7) lalu.
Kematian Yodi, bermula dari penemuan sepeda motor Honda Beat warna putih pada Rabu (8/7). Beberapa hari kemudian, jenazah Yodi ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain layangan di pinggir tol.
Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel, AKBP Irwan Susanto menuturkan dari pemeriksaan sementara di lokasi, polisi menemukan luka tusuk di tubuh korban.
"Hasil pemeriksaan sementara ditemukan luka tusukan pada tubuh korban, ada dugaan korban pembunuhan, tapi masih kami dalami lagi," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel, AKBP Irwan Susanto saat dihubungi, Jumat (10/7).
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polisi Terjunkan Anjing Pelacak Usut Kematian Editor Metro TV

Trending Now

Iklan