Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Pupuk Indonesia Rilis Surat Utang (Obligasi) Rp2,5 T

Senin, 20 Juli 2020 | 10:49:00 PM WIB Last Updated 2020-07-20T14:49:22Z


Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat 

KoranElektronik.com - Obligasi (surat utang) berkelanjutan II tahap I 2020 oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) dengan jumlah emisi sebanyak-banyaknya Rp2,5 triliun.

Penerbitan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat mengatakan tujuan penerbitan surat utang untuk refinancing atau pembiayaan utang kembali, baik utang induk maupun entitas anak. Namun, ia tidak merincikan total refinancing tersebut.

"Dana ini digunakan untuk rafinancing obligasi di Petrokimia Gresik, untuk menutup sebagian kredit investasi dan Pupuk Iskandar Muda terkait dengan modal kerja," ungkapnya dalam paparan virtual, Senin (20/7/2020).

Perserian menerbitkan obligasi dalam tiga seri. Pertama, seri A memiliki tenor 3 tahun dengan kupon 6,25 persen -7,5 persen. Kedua, seri B memiliki tenor 5 tahun dengan kupon 7 persen -8,3 persen. Ketiga, seri C memiliki tenor 7 tahun dengan kupon 7,5 persen -,75 persen. Sementara itu, pembayaran bunga dilakukan setiap kuartal.

Aas menuturkan perseroan berharap kupon dalam obligasi ini lebih murah, sehingga perusahaan pelat merah itu bisa melakukan efisiensi pembiayaan.

"Kami harapkan bunga yang diperoleh di sini relatif lebih murah, sehingga kami ada efisiensi dalam pembayaran bunga di Pupuk Indonesia Group," katanya.

Masa penawaran awal obligasi berlangsung pada 16-30 Juli 2020. Sedangkan penawaran umum dijadwalkan pada 14-18 Agustus 2020.

Dalam hajatan ini, perseroan menunjuk PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas sebagai Joint Lead Underwriters (JLU). Sementera itu, PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Obligasi berkelanjutan Pupuk Indonesia mendapat peringkat AAA dari PT Fitch Ratings Indonesia.
×
Berita Terbaru Update