Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Realisasi Investasi diyakini Tak Mencapai Target

Senin, 20 Juli 2020 | 1:45:00 PM WIB Last Updated 2020-07-20T05:45:37Z


Ilustrasi/Foto: detik

Koranelektronik.com – Investasi dalam negeri diyakini tidak mencapai target Rp886 triliun yang ditepati untuk tahun 2020.Bahkan rencana terburuk dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi hanya mencapai Rp817,2 triliun sebab pademi Virus Corona.
  
Melemahnya realisasi investasi ini,menurut Direktur Eksekutif Institute Development of Economic and  Finance (Indef) Tauhid Ahmad hendak membuat lapangan pekerjaan yang tercipta lebih sedikit. Otomatis pencarian kerja menjadi sulit.

“Ketika investasi tak masuk maka pembukaan pabrik, sektor usaha baru, atau lapangan pekerjaan baru otomatis pembukaan kesempatan kerja tidak sebesar tahun lalu,” ujarnya, Senin (20/7/2020).

 Selain itu, realisasi investasi yang tak optimal akan membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi lebih rumit. Padahal 1% pertumbuhan ekonomi diprediksi mampu menyerap 300-400 ribu tenaga kerja.

Hal yang sama dipaparkan Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal. Menurutnya makin rendah realisasi investasi akan membuat penciptaan lapangan kerja baru semakin sedikit.

Menurutnya, dari investasi yang sudah eksisting masih banyak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebab permintaan di pasar menurun.

“Jika eksisting saja di-PHK, tentu dari sisi investasi yang baru tak akan ada, atau hanya sedikit yang ada. Jadi artinys jadi jika investasi yang tertanam tersebut sedikit berarti daya tambah tenaga kerja menjadi lebih sedikit,” ujarnya.
  
Lanjutnya, investasi merupakan salah satu kontributor untuk mendorong tumbuhnya perekonomian. Dengan kinerja yang tak optimal akibat pademi Virus Corona maka perekonomian sulit bertumbuh.
×
Berita Terbaru Update