Looking For Anything Specific?

LATEST IN TECH

Technology/feat-big

Iklan

Iklan

Sempat Hilang di Segitiga Bermuda Kapal Laut ini Ditemukan 95 Tahun Kemudian

Hardiyanti Lestari
Kamis, 30 Juli 2020 | 11:37:00 AM WIB Last Updated 2020-07-30T03:37:56Z




Koranelektronik.com – Sebuah kapal laut hilang kontak sesaat setelah memasuki daerah Segitiga Bermuda pada tahun 1925. Kapal beserta awaknya pun lenyap tanpa jejak sekitarnya. Sekitar 95 tahun, akhirnya kapal tersebut berhasil ditemukan dan diketahui nasibnya.

Kapal tersebut adalah SS Cotopaxi yang berangkat dari South Carolina, Amerika Serikat, menuju ke Havana, Kuba. Kapal lauit itu berlayar pada tanggal 29 November 1925 ditumpangi 32 orang aawak.

Sejak kasus hilangnya kapal tersebut, SS Cotopaxi kemudian menjadi mitos dan cerita mistis di tengah masyarakat.

Bahkan, dalam sebuah adegan film garapan Steven Speiberg berjudul dan cerita mistis di tengah masyarakat.

Bahkan dalam sebuah adegan film garapan Stevan Speilberg berjudul “Close Encouster of The Thrid Kind” pada 1977, kapal uap SS Cotopaxi dikisahkan muncul di tengah Gurun Gobi, sebuah kawasan gurun di antara China dan Mongolia.

Cerita-cerita itu masih didengungkan saat ini. Di media sosail misalnya, ada kisah yang menyebut kapal SS Cotopaxi telah muncul di pantai Kuba dalam keadaan kosong dan masih utuh seperti sedia kala. Beberapa orang kemudian menyebut Cotopaxi sebagai kapal hantu.


Setelah hampir satu abad berlalu, sebuah fakta baru muncul dan menunjukan bahwa kapal SS Cotopaxi tidak benar-benar hilang sebagaimana diceritakan.

Kapal lauit itu ternyata tenggelam dan bangkainya telah ditemukan seoorang peneliti dan penjelajah “Shiipwreck Secret” bernama Michael Barnette.

“Ini sangat menarik. Syaa sudah melakukan penyelaman kapal karam yang tak terhitung jumlahnya, namun penemuan kali ini benar-benar menakjubkan,” ujar Michael Barnette, kepada Huffington post.


Upaya menemukan kapal SS Cotopaxi melalui jalan panjang dan tidak mudah. Michael Barnette bersama tim mengumpulkan dokumen-dokumen bersejarah, termasuk dokumen dari perusahaan asuransi kapal untuk menemukan panggilan terakhir yang dikirim Cotopaxi pada 1 Desember 1925.

Tim penelitian kemudian memetakan rute kapal, koordinat sinyal, dan petunjuk lainnya, mereka menelusuri situs yang dikenal sebagai “Bear Wreck”, di lepas pantai St. Augustine, Florida.

Mereka menemukan sebuah kapal karam yang belum pernah di idenfikasi. Berdasarkan beberpaa dokumen dan bukti yang ditemukan di situs Bear Wreck, mereka akhirnya menyimpulkan bahwa kapal itu adalah SS Cotopaxi yang hilang 95 tahun lalu.

“Ada beberapa hal yang mengkonfirmasi identitasnya (SS Cotopaxi), seperti bentuk kapal, panjang dan ukuran boiler. Juga saya melihat kecocokan mesinnya, itu semua konsisten dengan informasi yang kami ketahui tentang SS Cotopaxi,” uajr Barnette.


St. Agustine sendiri sebanrnya tidak termasuk  wilayah Segitiga Bermuda. Daerah Segitiga Bermuda bagian dari Samudera Atlantik yang membentang dari Miami ke Bermuda hingga Puerto Riko.

Beberapa orang percaya, di daerah tersebut banyak kapal dan pesawat menghilang secara misterius, menurut layanan kelautan Nasional Amerika Serikat (NOAA), hilangnya beberapa kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda di duga akibat lingkungannya ekstrem yang ada di sana.

Menurut Simon Boxall, ahli kelautan dari University of Southampton daerah Segitiga Bermuda bisa jadi berbahaya tapi bukan karena alasan mistis. Daerah Segitiga Bermuda disebutnya menjadi tempat pertemuan badai, hingga menyebabkan cuaca di sana terbilang ekstrem untuk di lalui kapal laut.

(Dyn/Ke)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sempat Hilang di Segitiga Bermuda Kapal Laut ini Ditemukan 95 Tahun Kemudian

Trending Now

Iklan