Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Seorang Ayah Berpoligami dengan anak tiri akhirnya terbongkar

Kamis, 23 Juli 2020 | 8:20:00 PM WIB Last Updated 2020-07-23T12:20:28Z


Ilustrasi : Foto


KoranElektronik.com - Bermula dari kecurigaan tetangga akhirnya terbongkar seorang ayah (SP) berpoligami dengan anak tirinya sendiri, Bahkan ayah dan anak tiri tersebut telah memiliki keturunan.

Diberitakan Tribun-Timur.com, Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Mamasa, Ipda Drones Ma Dika, mengungkapkan kejadian itu.

Ipda Drones, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait.

Keputusan ayah berpoligami dengan anak tirinya atas keputusan bersama, kesepakatan terjadi pertengahan 2019 lalu.

Kala itu, istri dari SP berinisial (AR) memberi saran apabila ingin memiliki keturunan, SP bisa melakukan poligami dengan menikahi anaknya.

Akhirnya baik SP, AR beserta anaknya sepakat tanpa ada penolakan sedikitpun.

"Pengakuan pelaku, istrinya pertama kali menyarankan agar suaminya menikahi anak tirinya jika ingin memiliki keturunan," ungkap Ipda Drones.

"Berawal dari situ mereka sepakat dan anaknya juga tidak menolak," lanjutnya

Setelah ketiganya sepakat, kemudian mereka bersama-sama menemui ayah dari SP untuk meminta saran. Ayah dari SP memperbolehkan poligami dilakukan, namun harus menuntaskan persyaratan. Yakni SP harus memberikan warisan pada AR berupa kerbau atau sepetak tanah.

SP pun menyetujui dan memenuhi persyaratan tersebut, dengan memberi warisan kepada AR berupa sepetak tanah.

Ipda Drones kemudian melanjutkan, bahwa SP sering tidur secara bergantian bersama AR dan anaknya.

Peristiwa ini sampai ke ranah hukum setelah paman dari anak tiri SP, yakni (DE) membuat laporan ke Polsek Sumarorong.

DE mendapat informasi dari seorang warga sekitar yang mendatangi kepala Dusun Desa Salu Bulo. Warga tersebut menceritakan, anak tiri dari SP telah melahirkan seorang anak. Padahal anak tiri dari SP diketahui belum menikah dan tidak memiliki suami.

Kepala Dusun pun kemudian mengkonfirmasi kepada kepala desa dan juga paman dari anak tiri SP. Mereka akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

"Pihak Polsek berkoordinasi dengan Reskrim, dan kamipun langsung turun ke tempat kejadian perkara untuk mencari bukti," tutur Ipda Drones.

Terkait peristiwa tersebut, SP maupun AR telah diamankan oleh Polsek Sumarorong. Sampai saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan dan pendalaman.

Dikarenakan anak tiri dari SP baru berusia (16) dianggap merupakan anak di bawah umur, SP dan AR terjerat Undang-Undang Perlindungan Anak.[MA/KE]
×
Berita Terbaru Update