Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Seorang Pria Tewas Dikeroyok Karena Geber Kanlpot di Celincing

Selasa, 28 Juli 2020 | 5:23:00 PM WIB Last Updated 2020-07-28T09:23:06Z


Foto: Polsek Cilincing tangkap pengeroyok yang tewaskan Marsan Tyson (Luqman Arunanta)


Koranelektronik.com – Marsan Tyson (32) tewas dikeroyok 6 pria di Celincing, Jakarta Utara. Ia dikeroyok karena menggeber knalpot di depan para pelaku yang sedang nongkrong.

Empat pelaku di antaranya saat ini sudah ditangkap polisi. Keempat pelaku yakni MI, HA, ES, dan AI, sedangkan 2 pelaku lainnya yakni B dan F, masih belum tertangkap atau berstatus DPO.

"Setelah kita cek TKP dan olah TKP, kita cari keterangan saksi di wilayah itu. Ada yang kenal sehingga bisa diamankan 4 orang ini. Namun, pelaku utama belum bisa kita amankan, masih DPO," kata Kapolsek Cilincing Kompol Imam Tulus Budiono di Polsek Cilincing, Jalan Sungai Landak, Cilincing, Jakut, Selasa (28/7/2020).

Kejadian itu terjadi pada Senin (13/7) pukul 21.00 WIB di Jalan Tipar Cakung, Cilincing, Jakarta Utara. Kejadian bermula pada saat korban membeli minuman keras di wilayah Gang Taruna, tempat tinggal para tersangka.

Korban lewat di depan tongkrongan tersangka sambil menggeberkan motornya sehingga membuat marah rombongan itu. Korban sempat kembali dan diikuti rombongan tersangka berjumlah 6 orang dengan 3 motor.

"Setelah korban membeli minuman keras, dia kembali lagi, diikuti anak-anak muda dari Gang Taruna ini. Diikuti oleh enam orang, tiga motor," ujar Imam.

Para tersangka lalu menyambangi korban yang sedang nongkrong di Gang Kompi Jenggot dan mengejar korban. Korban terjatuh lalu dikeroyok oleh para pelaku.

Kasus tersebut lalu diselidiki polisi. Polisi melakukan olah TKP dan menangkap empat tersangka.

"Sementara pencarian DPO sudah kita upayakan baik melalui jaringan dibantu Polres, masih belum kita dapatkan," ungkap Imam.

Akibat perbuatannya, para tersangka terancam pasal 170 ayat 2 ke 3e KUHP jo pasal 55 ayat 1 KUHP dan atau pasal 358 ayat 2 jo pasal 55 ayat 1 KHUP dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 12 tahun dan atau paling lama 4 tahun.
×
Berita Terbaru Update