Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Tak Malu Beralih Profesi Pramugari Cantik ini Menjadi Penjual Kopi

Sabtu, 18 Juli 2020 | 10:25:00 PM WIB Last Updated 2020-07-18T14:25:17Z


Pramugari Cantik Penjual Kopi


KoranElektronik.com -  Dalam keadaan Pandemi COVID-19 tidak mematahkan semangat Renita Firdasari (23) warga Dusun Birin, Desa Karanglo, Kecamatan Klaten Selatan menyerah. Pramugari banting setir buka warung kopi.

Rere itulah nama panggilannya, menceritakan adanya pandemi Covid-19 pada bulan Mei lalu, jadi dirinya dirumahkan maskapai.
"Jadi awalnya karena dampak Corona ini penerbangan di-lockdown semua. Nah kita jadi tidak bisa terbang, bulan ini juga cuti lalu saya mulai rintis usaha warkop ini," kata Rere di warungnya, Jalan Ki Ageng Pemanahan, Gergunung, Klaten, Sabtu (18/7/2020).
"Niatan mau buka angkringan yang simpel tapi di Klaten sudah banyak. Kasihan mama juga kalau bongkar pasang di pinggir jalan jadi saya sewa ruko saja," lanjut Renita.
"Saya buka bisnis ini karena sudah kebiasaan kerja jadi kalau tidak kerja juga mau ngapain. Karena saya suka nongkrong di warung burjo saat kuliah dan adik saya juga banyak yang nongkrong jadilah saya buka warung," jelas Rere.
"Pramugari ya pekerjaan saya kalau memakai seragam tapi kalau saya tidak sedang on duty ya saya hanya warga biasa. Saya nggak pengin baru mau memulai jadi takut karena stereotype atau karena saya pramugari," tambah Rere.
Untuk menu di warung kopi rere beraneka macam, ada omlet, mie, nasi goreng, nasi putih, nasi bandeng dan untuk harga bervariasi mulai dari Rp 4000 sampai Rp 10.000 per porsi. Menu-menu pun merupakan homemade.
Salah seorang pembeli di warung kopi itu, Manto menyebut warung milik Rere itu belum lama buka. Meski baru buka selama dua minggu, warung itu sudah ramai.


×
Berita Terbaru Update