Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Tamu Positif Corona usai dari hotel Solo Ahli Coba Ungkap Penyebabnya

Sabtu, 18 Juli 2020 | 3:26:00 PM WIB Last Updated 2020-07-18T07:26:50Z


Ilustrasi Hotel


Koranelektronik.com - Epidemiolog dari Universitas Griffith, Dicky Budiman menyatakan hotel merupakan kawasan rawan penularan Virus Corona atau Covid-19,  seperti halnya lingkungan kerja di perkantoran. Dia mengatakan penularan virus corona beragam seperti di perkantoran.

"Hotel umumnya bersifat indoor, artinya memiliki kerawanan yang sama dengan ruang indoor lainnya seperti kantor atau asrama," ujar Dicky kepada CNNIndonesia.com, Jumat (17/7).

Dicky menuturkan proses penularan virus corona yang terjadi dalam ruangan seperti hotel bukan hanya melalui droplet atau aerosol. Akan tetapi, dia berkata penularan juga bisa melalui fomite transmission, misalnya menyentuh permukaan dan benda di area publik.

Beberapa titik rawan penularan di hotel, antara lain seperti lift, gagang pintu, wastafel toilet, hingga ruang makan.

Lebih lanjut, Dicky menyampaikan salah satu langkah pencegahan penularan Covid-19 yang bisa dilakukan adalah dengan memberlakukan protokol kesehatan khusus untuk pegawai hotel. Misalnya, pegawai hotel harus terbukti negatif dengan test PCR dan selanjutnya dipastikan terjaga dari penularan virus corona.

"Bisa dengan tinggal di lokasi yang disediakan manajemen atau mekanisme lainnya," ujarnya.
Selain itu, lanjut Dicky, hotel juga harus memiliki protokol kesehatan yang ketat di tiap jenis layanan dan ruang publiknya. Misalnya seperti meniadakan buffet hingga desinfeksi rutin ruangan.

"Untuk mekanisme penerimaan tamu, bila dari luar daerah atau luar negeri harus menyertakan hasil tes negatif PCR dan pemesanan lewat online," ujar Dicky.

Lebih dari itu, dia menyarankan hotel untuk memastikan setiap para tamu hanya dapat mengakses lantai kamarnya dan lobi.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Jawa Tengah, Ahyani, mengatakan dua hotel ditutup usai ada delapan tamu dinyatakan positif Covid-19.

Mereka bermalam di dua hotel bintang empat di Solo, Jawa Tengah. Pemerintah Kota Solo lantas menutup dua hotel tersebut selama sepuluh hari ke depan untuk mencegah penularan virus corona.

(Dyn/Ke)
×
Berita Terbaru Update