Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Tangisan Bayi 2 Bulan Berhasil Selamatkan Ibunya Yang Hampir Jadi Korban Rudapaksa Pria Mabuk

Selasa, 21 Juli 2020 | 6:34:00 PM WIB Last Updated 2020-07-21T10:34:31Z


Ilustrasi Pemerkosaan

KoranElektronik.Com, Minahasa Selatan - AM (29) Ibu rumah tangga, Warga Jaga VI Matani Satu, Tumpaan, Minahasa Selatan, Sulut, hampir saja menjadi korban Rudapaksa oleh seorang pria berinisial HA (24) yang merupakan warga setempat juga, Minggu (19/7/2020)

Berdasarkan informasi yang didapat pelaku HA saat melakukan aksinya dalam keadaan mabuk setelah berpesta minuman keras (Miras) bersama beberapa temannya, di sebuah Kafe di Tumpaan.

sebelum pelaku melakukan aksi rudapaksa, pelaku sempat pulang kerumah namun pergi lagi dan belakangan diketahui, pelaku pergi menuju rumah korban AM(29) sekitar Pukul 02.45 Wita. pelaku HA berhasil masuk kerumah AM dengan cara mecongkel ventilasi atau jendela dapur rumah korban dan langsung mengambil sebilah pisau yang ada di dapur tersebut.

Saat itu korban tertidur pulas dikamar bersama kedua anaknya yang berumur sembilan tahun dan dua bulan. Korban terbangun karena ada yang menarik celananya. Saat membuka mata, korban sangat terkejut karena mendapati pelaku sudah dalam keadaan telanjang bulat dan berada di atas tubuhnya.

Pelaku memaksa korban membuka celana, namun korban menolak.

Seketika itu juga pelaku menodongkan sebilah pisau dapur ke salah satu anak korban, bayi yang masih berusia dua bulan . Korban yang ketakutan dan merasa terancam kemudian menuruti kemauan pelaku.Saat pelaku merudapaksa korban, tiba-tiba bayi berusia dua bulan itu terbangun dan menangis.

Kesempatan ini digunakan korban untuk mengatur strategi, agar kejadian tidak berlanjut dan ia bersama kedua anaknya bisa selamat. Korban lalu beralasan akan menyusui anaknya, dan dituruti pelaku.Sesaat kemudian HA meminta aksi bejatnya dilanjutkan di luar kamar. Pelaku lalu berbaring di sofa ruang tamu sambil meletakkan pisau tersebut di atas meja. Korban berpura-pura mendekat dan berhasil mengambil pisau.

pelaku kemudian mengancam korban lagi dengan cara mengambil parang yang ada di dapur dan akan membunuh korban. sementara korban meminta anak sulungnya untuk mengambil adiknya. korban kemudian kabur menyelamatkan diri ke rumah tetangga.

ternyata saat ingin kabur pelaku mencoba memanjat ventilasi namun apesnya pelaku malah jatuh dan kemudian tak sadarkan diri .

Kapolsek Tumpaan, AKP Karel Lasut membenarkan adanya kejadian itu. Korban sudah diantar ke rumah sakit untuk divisum.
“Sedangkan pelaku sudah diamankan di Mapolsek Tumpaan, Minahasa Selatan untuk diproses lebih lanjut,” kata Kapolsek.

(MALA/KE)


×
Berita Terbaru Update