Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Tertangkap Basah Cabuli Istri Orang Tukang Pijit Keliling Ini Di Tangkap

Kamis, 23 Juli 2020 | 8:50:00 PM WIB Last Updated 2020-07-23T13:41:46Z


Tukang pijat cabul diamankan setelah mencabuli istri orang

KoranElektronik.Com, Surabaya - Dwi Apriyanto (40) seorang tukang pijat keliling, Warga Manyar Sambongan, Jalan Keputih, Surabaya Ini. harus berurusan dengan pihak berwajib dikarenakan tertangkap basah setelah mencabuli istri orang yang sedang dipijatnya. DP diamankan setelah suami korban melaporkannya ke Polisi.

“Awalnya Korban mengeluh perutnya sakit. Kemudian ia melihat ada tukang pijit keliling lewat dan dipanggilnya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Iptu Zainal Abidin, Kamis (23/7/2020).

Namun Pelaku tak langsung memijat korban hari itu. Pelaku akan memijat besoknya. Keesokan harinya, pelaku barulah datang bersama anak dan istrinya. Ia menemui suami korban. Setelah 30 menit berbincang, pelaku kemudian meminta izin masuk ke kamar korban untuk memijat. Sementara suami korban menunggu sambil mengobrol dengan istri pelaku. Saat di kamar pelaku mulai memijat korban yang masih berusia 18 tahun. Saat pijatan sampai perut, pelaku minta korban melepaskan celana dalamnya dengan alasan agar lebih mudah memijat perut.

“Saat memijat itulah pelaku melancarkan aksinya. Korban diminta melepaskan celana dalam dan menggantinya dengan sarung dengan alasan agar lebih leluasa dengan memijat,” Lanjut Abidin.

Sambil berpura-pura memijat, pelaku ,mencabuli korban. Bahkan sempat membekap mulut korban agar tak berteriak. Namun teriakan korban akhirnya tak tertahankan dan didengar oleh sang suami sehingga suami masuk ke kamar.

“Kepergok suaminya. Kaget, lho kok kayak gini. Kemudian langsung melaporkan ke polsek,” kata Abidin.

Dari hasil pemeriksaan terhdap pelaku, pelaku ternyata adalah residivis yang sudah menikah sebanyak 3 kali. Pelaku adalah residivis atas kepemilikan sajam.

“Dari pengakuan pelaku selama menjadi tukang pijat keliling, baru satu kali ini ia melakukannya. Pelaku mengaku khilaf melihat paras cantik korban. Sebelumnya dari rumah pelaku tidak menggunakan celana dalam,” tandas Abidin

Kasus ini membuat pelaku dijerat Pasal 289 KUHP tentang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seseorang melakukan atau membiarkan dilakukannya perbuatan cabul dengan ancaman hukuman selama-lamanya 9 tahun penjara.
(MALA/KE)

×
Berita Terbaru Update