Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

TNI Membuka Akses Baru Penghubung 2 Desa Terpencil di Subang

Senin, 27 Juli 2020 | 11:31:00 PM WIB Last Updated 2020-07-27T15:31:45Z


Prajurit TNI membangun akses jalan baru untuk warga di desa terpencil di Subang (Foto: Dian Firmansyah)


Koranelektronik.com – Ratusan warga di Desa Citamekar, Kecamatan Sagalaherang dan di Desa Banggalamulya Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang sudah bertahun-tahun harus merasakan keprihatinan disebabkan salah satu daerah terisolir di kabupaten Subang.

Jangankan untuk dapat bergaul di daerah perkotaan, untuk aktivitas sehari-hari saja harus bekerja keras agar bisa keluar dari pemukiman ke jalan raya, kondisi ini terjadi seiring dengan akses jalannya yang cukup mengkhawatirkan.

Menurut Agus Hermawan salah satu warga asli Desa Citamekar mengaku, selama dirinya tinggal di wilayah tersebut harus berjibaku dengan jalan tanah merah yang licin dan berbatu.

"Kalo naik motor harus ektra hati-hati. Pernah ada warga yang sakit harus di tandu ke jalan raya dan itu membutuhkan waktu lama jalan kakinya," ujar Agus mengeluh, Senin (27/07/2020).

Tetapi kesedihan ratusan warga ini akan sirna, dikarenakan jalan sepanjang 8,5 kilometer yang menghubungkan dua desa di dua kecamatan tersebut tengah di bangun.

Jalan ini akan menjadi akses penghubung Jakarta-Bandung, akses ini akan mengurangi kemacetan dijalur wisata di Subang bagian Selatan.

"Kita ketahui dan alami bersama saat ini kalo dari subang menuju ibu kota bandung itu hanya ada satu akses yaitu hanya akses tambak mekar, dengan demikian kita ketahui bersama kalau normal itu Sabtu-Minggu terkadang kemacetan menuju Bandung itu sampai ke Subang," ungkap Bupati Subang Ruhimat, saat meninjau proses pengerjaan jalan beberapa waktu lalu.

Ruhimat menjelaskan, pembangunan jalan yang bekerjasama dengan Kodim 0605 Subang ini, akan mendongkrak perekonomian warga di dua desa yang terpencil.

"Banyak hasil alam yang ada di wilayah itu sulit untuk dipasarkan, sekarang sudah adanya jalan ini aktivitas warga lebih mudah. Hasil panen warga bisa segera di distribusikan sehingga meningkatkan perekonomian warga sekitar," jelas bupati.

Jalan yang membelah perkebunan, hutan dan perbukitan ini, menyuguhkan pemandangan yang mempesona. Deretan ribuan pohon sawit, pemandangan gunung yang menghijau, dan perjalanan yang menyejukkan jadi objek wisata baru di sepanjang jalan ini.

Sementara dipilihnya lokasi ini dikarenakan pertimbangan untuk meningkat kondisi perekonomian masyarakat sekitar.

"Dipilih zona ini karena ada kejadian suatu daerah di desa tertinggal di desa itu yang akses ke puskesmas itu harus jalan kaki, makanya di ambil jalur tengah di serang panjang ke Cipeundeuy yang pertama, yang ke dua untuk akses nanti ke bandung untuk memecah kemacetan," kata Komandan Kodim 0605 Letkol Arah Edi Maryono.

Selain pembangunan fisik, program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-108 ini melakukan perbaikan rumah tak layak huni, perbaikan mushola dan perbaikan sekolah.
×
Berita Terbaru Update