Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Warga Cianjur Terpaksa Menggunakan Air Bercampur Tinja Untuk Mandi Dan Cuci Beras

Rabu, 22 Juli 2020 | 5:41:00 PM WIB Last Updated 2020-07-22T09:41:30Z


Air kotor di tempat ini digunakan warga untuk mandi dan mencuci beras.

KoranElektronik.Com, Cianjur - Ratusan warga di Desa Cisalak, Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, terpaksa memanfaatkan air sungai bercampur tinja untuk mandi hingga mecuci beras. kekeringan ini terjadi selama dua bulan terakhir di akibatkan jebolnya irigasi Sungai Cikondang, yang membuat warga terpaksa menggunakan air kotor tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

tak sedikit dari warga yang mengalami gatal-gatal hingga diare.ada beberapa kampung yang terdampak kekeringan tersebut. kekeringan terparah dialami kampung Cisalak Hilir, sehingga 200 kepala keluarga yang terdampak.

"Mau bagaimana lagi, Sumur Kering. Kolam apalagi. Meskipun Kotor, kadang juga ada tinja saat digunakan mandi, 200 keluarga di kampung ini tetap menggunakan air sungai yang ditampung di kolam ukuran 5x3 meter untuk mandi dan mencuci," ucap Ketua RT 1 E Supardi, Rabu (22/7/2020).

Aliran Sungai Cikondang ke wilayah itu nampak surut dan hanya terlihat sedikit aliran kecil dengan air yang sudah kotor bahkan dibeberapa titik air sudah menghijau dan nampak mengeluarkan bau tak sedap.

Di tengah sungai, warga membuat aliran kecil agar air bisa tetap mengalir hingga ke hillir, meskipun dengan debit air yang sangat kecil dan untuk menampung air itu warga membuat kolam kecil untuk digunakan mandi, mencuci pakaian, hingga mencuci beras.


×
Berita Terbaru Update