Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

1 Miliar Pelajar Terdampak Pandemi, PBB Katakan Dunia Hadapi "Bencana Generasi"

Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:43:00 PM WIB Last Updated 2020-08-04T14:43:11Z


Sekjen PBB Guterres

KoranElektronik.com - Di masa pandemi covid-19 ini, bukan hanya kesehatan dan ekonomi saja yang terdampak namun covid-19 juga mengancam generasi kita.

Dilansir dari Merdeka.com, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa dunia akan menghadapi "Bencana Generasi" karena penutupan sekolah di tengah pandemi covid-19, Ia juga mengingatkan membawa siswa kwmbali ke ruang kelas dengan aman harus menjadi prioritas utama.

Guterres mengatakan bahwa pada pertengahan Juli sekolah-sekolah ditutup di sekitar 160 negara, mempengaruhi lebih dari 1 miliar siswa, sementara setidaknya 40 juta anal-anak telah ketinggalan sekolah.

Ini terjadi di atas lebih dari 250 juta anak yang sudah keluar dari sekolah sebelum pandemi dan hanya seperempat siswa sekolah menengah di negara-negara berkembang yang memberikan keterampilan dasar, katanya dalam sebuah pernyataan video.

"Sekarang kita menghadapi bencana generasi yang dapat menyia-nyiakan potensi manusia yang tak terhingga, melemahkan kemajuan selama beberapa dekade, dan memperburuk ketidak setaraan yang mengakar," kata Guterres ketika ia meluncurkan kampanye "Selmatkan Masa Depan" di Amerika seperti dikutip Reuters.

"Begitu transmisi covid-19 lokal terkendali, membuat siswa kembali ke sekolah dan lembaga pembelajaran seaman mungkin harus menjadi prioritas utama," katanya.

"Konsultasi dengan orang tua, wali, guru, dan kaum muda adalah hal mendasar."

Amerika merekomdasikan untuk mengembalikan pendidikan ke jalurnya, Presiden Donald Trump mendorong sekolah untuk membuka kembali dalam menghadapi tantangan dari beberapa guru dan orang tua sementara angka konfirmasi covid-19 melonjak di banyak negara bagian.

Secara global virus corona telah menginfeksi sedikitnya 18,1 juta orang dan telah ada lebih dari 689.000 kematian yang diketahui di seluruh dunia, berdasarkan penghitungan Reuters. [MA/KE]
×
Berita Terbaru Update