Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

2,5 Tahun Keluarga Ini Bertahan Hidup di Kandang Ayam, Karena Tak Mampu Sewa Rumah

Jumat, 07 Agustus 2020 | 3:58:00 PM WIB Last Updated 2020-08-07T07:58:06Z


Sumber :Okezone.com


Koranelektronik.com, Jauh dari kata mewah, salah satu warga di Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), hidup yang cukup memprihatinkan.

Pasangan Dalton Sitinjak dan Maranatha Silaban kesulitan ekonomi yang mengharuskan mereka tinggal di bekas kandang ayam yang kotor, kumuh, dan jauh dari layak huni.

Mereka tidur beralaskan koran, kayu pelepah, berdesak-desakkan. Semua jadi satu tempat makan, cuci pakaian, memasak, bahkan menyatu dengan tempat putrinya belajar. Selain itu juga, atap rumah terbuat dari seng dan papan beralaskan tanah dan cenderung berbahaya karena sewaktu-waktu bisa roboh. Gubuk bekas kandang ayam itu seluas 4x6 meter.

Untuk mandi dan buang air harus ke sungai yang jaraknya 100 meter. Kondisi seperti ini sudah mereka alami dan jalani selama 2,5 tahun sudah lamanya, tepatnya sejak Maret 2018 hingga sekarang.

Sumber : Okezone.com


Dalton mengaku terpaksa tinggal dikandang ayam ini karena tidak ada pilihan, karena untuk menyewa rumah perlu biaya yang tidak sedikit apalagi saat pandemi seperti sekarang. Baginya bisa makan dan minum saja sudah cukup.

Saat ini keluarganya mengandalkan  uang dari hasil ojek online yang walaupun sepi saat pandemi seperti sekarang. "Brangkat pagi, pulang sudah larut malam, meski saat ini pelanggan sepi (akibat corona), tapi tetap bersyukur masih ada rezeki untuk kita bisa makan," Jelas Dalton.

Sumber : Okezone.com

Dalton merupakan perantau dari warga tanah Batak, Sumatera Utara ke kupang. Dia dan keluarganya bersyukur ada yang mau memberi tempat tinggal, walaupun kondisinya tak layak huni.Walaupun seperti itu dalton selalu luput dari perhatian pemerintah setempat.
×
Berita Terbaru Update