Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

3 Pelajaran dari Flu Spanyol yang Mengakhiri Perang Dunia I

Selasa, 04 Agustus 2020 | 9:23:00 AM WIB Last Updated 2020-08-04T02:19:28Z


Pandemi flu spanyol di tengah berkecambuknya perang dunia pertama (Foto: BBC World)

Koranelektronik.com - Virus Corona bukanlah pandemi pertama yang melanda dunia. Pada 1918, flu spanyol menyebar ke berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia yang saat itu berada dibawah kekuasaan Belanda.

Penelitian Prof Siddharth Chandra dari Michigan State University mengatakan jika daerah Jawa dan Madura, kurang lebih ada sebanyak 4,37 juta korban jiwa dari jumlah penduduk sekitar 60 juta orang yang meninggal akibat flu spanyol.

Dari Sejarah tersebut, masyarakat saat ini bisa menerapkan 3 upaya yang pernah dilakukan saat pandemi flu spanyol, yaitu :

1. Membuat Inter-coordination Agency

Arie Rukmantara, penulis buku sejarah pandemi, menyatakan jika pemerintah membentuk Inter-coordination Agency (badan yang mengatur koordinasi antar lembaga) saat terjadi flu spanyol. Tak hanya fokus pada masalah kesehatan, tetapi juga memantau urusan pelabuhan untuk mengatur keluar masuknya para penumpang, dan aturan lainnya termasuk karantina serta edukasi.

"Timbulnya wabah ini bukanlah tanggung jawab satu orang atau lembaga saja. Makanya, saat itu terbentuklah Inter-coordination Agency," papar Arie dalam diskusi di Chanel YouTube BNPB, Senin (3/7/2020).

2. Edukasi

Pada saat itu, setiap warga Hindia Belanda (Indonesia) diberikan edukasi tentang penularan, gejala, dan hal-hal lain terkait flu spanyol. Pemberian edukasi juga dilakukan dari pamflet dan ambulance keliling. Untuk mensosialisasikan pencegahan juga dilakukan secara berulang dan terus menerus agar masyarakat tak mudah mengabaikan atau melupakan.

3. Pemberian sanksi

Tak hanya memberikan edukasi pada masyarakat dengan mengetahui tentang flu spanyol, melainkan mewajibkan masyarakat menerapkan segala aturan yang ada. Jika mereka melanggar akan dikenakan sanksi baik terhadap masyarakat maupun para petugas sesuai dengan aturan protokol pada saat itu.
×
Berita Terbaru Update