Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Bahayanya Nitrous Oxide, Gas Beracun yang Dikarena Ledakan di Lebanon

Rabu, 05 Agustus 2020 | 1:28:00 PM WIB Last Updated 2020-08-05T05:28:50Z


Ledakan di Beirut, Lebanon. (Foto: AP Photo/Hussein Malla)

Koranelektronik.com - Ledakan besar di Beirut, Lebanon membuat udara kota Beiru tercemar gas beracun nitrous oxide atau N2O. Warga yang berada disekitar lokasi yang terdampak diminta untuk terus berada di dalam rumah dan menggunakan masker.

"Ada laporan gas beracun terlepas dalam ledakan sehingga seluruh di area harus tetap berada di dalam ruangan dan menggunakan masker jika tersedia," demikian isi pesan kedutaan Amerika Serikat pada warganya di Beirut, dikutip dari Washington Post, Rabu (5/8/2020).

Nitrous oxide merupakan zat yang tak berwarna dan tidak berbau yang juga dikenal sebagai 'gas tertawa'. Dikutip dari Health Line, dalam kadar tertentu, nitrous oxide digunakan untuk meredakan rasa sakit dan sebagai obat penenang ringan. Hanya saja, gas yang bersifat sedatif ini juga bisa menyebabkan keracunan.

Efek samping karena menghirup nitrous oxide yakni gemetaran, mual, muntah, pusing, dan kelelahan. Selain itu, beberapa orang dapat merasakan halusinasi atau distorsi suara usai menghirup nitrous oxide.

Meskipun senyawa itu sering dipergunakan untuk kepentingan medis, ada resiko overdosis terlebih jika terpapar dalam jumlah yang sangat besar.

Tanda-tanda overdosis nitrous oxide meliput :

  • Iritasi pada hidung, mata, dan tenggorokan
  • Sulit bernapas dan sesak 
  • Kejang
  • Jari kebiruan
  • Gangguan irama detak jantung
  • Psikosis atau halusinasi
Peningkatan tekanan darah juga bisa terjadi sehingga meningkatkan resiko stroke dan serangan jantung. Ada kemungkinan kerusakan otak ketika terpapar nitrous oxide dalam jumlah yang besar. Jika tak ditangani, overdosis gas ini bisa membuat seseorang koma bahkan kematian.
×
Berita Terbaru Update