Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Banjir Bandang Timpa Pemkab Bolaang Selatan-Sulut

Senin, 03 Agustus 2020 | 9:37:00 AM WIB Last Updated 2020-08-03T01:37:56Z


Pemkab Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara menetapkan status tanggap darurat selama dua pekan akibat banjir bandang yang membuat 22 ribu warga terdampak (Dok.BNPB)


Koranelektronik.com, - Banjir bandang menimpa Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara. Sebanyak 22.655 jiwa yang terdampak, sehingga pemerintah menetapkan status tanggap darurat selama dua pekan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 7 kecamatan terdampak banjir tersebut.

Menurut catatan BNPB, bahwa banjir terjadi setelah hujan mengguyur dengan intensitas tinggi seluruh wilayah Bolaang Mongondow Selatan pada Jumat lalu (31/7).

Beberapa sungai besar meluap, sehingga air masuk ke permukiman warga . Sungai yang meluap diantaranya, Sungai Bolangaso, Sungai Toluaya, Sungai Salongo, Sungai Nunuka, Sungai Mongolidia, Sungai Milangodaa, dan beberapa sungai yang lainnya.

Atas bencana ini, warga yang terdampak di Kecamatan Bolaang Uki sebanyak 9.715 jiwa, Kecamatan Helumo 861 jiwa, Kecamatan Tomini 250 jiwa, Kecamatan Posigadan 636 jiwa, Kecamatan Pinolosian ada 5980 jiwa, kecamatan Pinolosian Tengah 1.729 jiwa dan kecamatan Pinolosian Timur 3.494 jiwa.

Banjir bandang ini merusak 64 rumah, 29 rumah hanyut, 5 jembatan rusak berat, dan 5 ruas jalan rusak, dan menyebabkan  tiga kecamatan seperti, kecamatan Helumo, Kecamatan Tomini, dan Kecamatan Posigadan terisolir.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, mengatakan sebagian besar air sudah surut dari pemukiman warga. Namun, air akan kembali pasang apabila hujan deras menimpa wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dalam durasi yang cukup lama.

Sejauh ini Pemkab Bolaang Mogondow Selatan, BNPB dan pihak yang lainnya bekerjasama membantu warga yang mengungsi akibat banjir tersebut. Ada posko didirikan di sejumlah wilayah.

BNPB mengirimkan logistik terkait kebutuhan pemkab Bolaang Mongondow Selatan serta warga yang terdampak banjir. Logistik yang dikirim dari Palangkaraya, Kalteng ke Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara.

Rincian Logistik dan peralatan yang akan dikirim meliputi tenda keluarga 25 unit, tenda pengungsi 5 set, kasur lipat atau velbed 125 unit, matras 1.000 lembar, selimut 5.000 lembar, perlengkapan bayi dan balita 200 paket dan sandang sebanyak 375 paket.



×
Berita Terbaru Update