Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Begini Cerita Terungkapnya Kasus Korupsi Rp 4 Miliar Pertamina Marine Cilacap

Rabu, 05 Agustus 2020 | 6:33:00 PM WIB Last Updated 2020-08-05T11:10:03Z



Buronan kasus korupsi Rp 4 miliar di Pertamina Marine Cilacap

Koranelektronik.com, Cilacap - Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap, Tri Ari Mulyanto mengungkapkan awal mula pengungkapan kasus dugaan korupsi Pertamina Marine Region Cilacap dengan tersangka utama berinisial AY. Kejaksaan Negeri menyebut kasus itu merugikan keuangan hingga Rp 4 miliar.

"Kami menerima informasi dari masyarakat, kemudian kami cek dan ricek kebenaran kasus tersebut, ternyata hasil penelitian mengandung kebenaran. Sehingga kemudian dari informasi tersebut ditingkatkan menjadi penyelidikan, setelah penyelidikan ternyata menemukan adanya perbuatan pidana, sehigga ditingkatkan menjadi penyelidikan yang berjalan mulai 25 September 2018," kata Tri saat dihubungi wartawan di Cilacap, Rabu (5/8/2020)

Dalam perjalanan, lanjut dia, yang bersangkutan AY sudah dipanggil beberapa kali, ternyata tak hadir.

"Bahkan yang bersangkutan di PHK dari Pertamina, kemudian melarikan diri sehingga kita tetapkan menjadi DPO," jelasnya.

Sebelum menetapkan DPO, pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi-saksi.

Dia juga menjelaskan jika kasus ini terjadi , Posisi tersangka AY merupakan Senior Supervisor Marine di Marine Pertamina Marine Region Cilacap. Dimana yang bersangkutan diberikan kuasa memegang Cash Card pengelolaan data yang salah satunya adalah dana pendapatan negara bukan pajak (PNBP) pelabuhan.

"Kan ada cash card, ada kartu, pengelolaan selama satu tahun sekitar Rp 24 miliar sekian, tapi dalam pelaksanaan penggunaannya bisa mengambil setiap bulan dengan batas limit maksimal Rp 2,2 miliar. Ketika di bulan Mei 2018 sampai dengan Juni 2018 dia sudah 20 kali mengambil uang menggunakan Cash Card itu sehingga tidak bisa mempertanggungjawabkan keuangan dan ada penagihan," jelasnya

"Ternyata setelah diaudit, kita menemukan Rp 1,4 miliar tapi setelah dimintakan audit dari pihak Pertamina, dihitung secara keseluruhan hasil audit yang tidak bisa dipertangungjawabkan sebesar Rp 4,3 miliar," ucapnya.

Saat ini tersangka dititipkan di Rutan Cilacap guna proses pemeriksaan lebih lanjut.

(MALA/KE)


×
Berita Terbaru Update